Proyek Revitalisasi SDN 2 Kumpay Rp690 Juta Diduga Bermasalah: Ketua Panitia “Dipajang”, Kepsek Bungkam

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Lebak | sorotbanten.id – Alokasi dana APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp690.973.300 untuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 2 Kumpay, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, kini menuai sorotan tajam. Proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut disinyalir dikelola secara sepihak dan menabrak prinsip transparansi.

Dugaan pengondisian proyek ini mencuat setelah Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Endon Jaenudi, membongkar kejanggalan internal. Ia mengaku namanya hanya dicantumkan dalam struktur organisasi tanpa diberi wewenang sebagaimana mestinya.

“Saya hanya ada di struktur sebagai ketua, tetapi tidak mengetahui laporan keuangan maupun pembelanjaan material. Yang mengetahui itu hanya Kepala Sekolah, Ibu Sukaenah,” tegas Endon saat ditemui awak media, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Polres Serang Tertibkan Truk Tambang ODOL dan Parkir Liar di Jalur Serang–Cikande

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya monopoli pengelolaan anggaran oleh pihak sekolah serta pengangkangan terhadap juknis pengelolaan dana bantuan pemerintah yang mengharuskan asas keterbukaan dan pelibatan tim P2SP.

Tak hanya dugaan monopoli anggaran, pelaksanaan fisik di lapangan pun tak luput dari kejanggalan. Berdasarkan papan informasi proyek, masa waktu pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kalender. Namun, pekerjaan tersebut diduga telah dirampungkan hanya dalam kurun waktu sekitar 60 hari.

Percepatan durasi pekerjaan hingga separuh dari target waktu ini memicu spekulasi publik terkait aspek kualitas bangunan, kesesuaian spesifikasi teknis, hingga efektivitas sistem pengawasan proyek.

Baca Juga :  Demo PT Pemi AW Balaraja Ricuh: Diduga Ada Perusakan CCTV dan Teror Kotoran Manusia, Ahli Hukum Desak Polisi Bertindak

Saat awak media mencoba meminta klarifikasi pada hari yang sama, Kepala SDN 2 Kumpay, Sukaenah, tidak berada di tempat. Seorang dewan guru berdalih bahwa Kepsek sedang menghadiri rapat di SDN 3 Keusik.

Namun, dalih tersebut dipatahkan oleh keterangan Ketua K3S Kecamatan Banjarsari yang menyebutkan bahwa rapat tersebut tidak mewajibkan kehadiran seluruh kepala sekolah dan sebagian besar hanya diwakili oleh operator.

Hingga berita ini diturunkan, Sukaenah terkesan menghindar dan enggan memberikan tanggapan. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp pun belum direspons.

Penulis : Anggi

Editor : Asep

Berita Terkait

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika
Jalan Sehat Meriah di Kelapa Dua, Wabup Intan: Jangan Lupa Borong Produk UMKM
Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja
Polsek Pasar Kemis Tertibkan Truk Parkir di Bahu Jalan, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Pembiaran
Bupati Maesyal Rasyid Wisuda 132 Bayi Penerima ASI Eksklusif, Tegaskan Komitmen Cegah Stunting
Wabup Intan Tinjau Lokasi TPS3R, Pemkab Tangerang Percepat Pengurangan Sampah TPA Jatiwaringin
Bosan Anak Kecanduan Gadget? Pemkab Tangerang Ajak Generasi Muda Kembali ke Permainan Tradisional

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Jalan Sehat Meriah di Kelapa Dua, Wabup Intan: Jangan Lupa Borong Produk UMKM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Polsek Pasar Kemis Tertibkan Truk Parkir di Bahu Jalan, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Pembiaran

Berita Terbaru