Pembangunan Revitalisasi SMP IT Daarul Uzma Picung Jadi Harapan Baru Pendidikan Berkualitas di Pandeglang

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | sorotbanten.id – Dunia pendidikan di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, kembali mendapatkan angin segar. SMP IT Daarul Uzma Picung saat ini tengah menjalani pembangunan dan revitalisasi besar-besaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sekolah yang berlokasi di Kampung Pasir Pendeuy, Desa Cililitan tersebut resmi memulai proses pembangunan pada 10 Mei 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1.444.319.000 (Satu Miliar Empat Ratus Empat Puluh Empat Juta Tiga Ratus Sembilan Belas Ribu Rupiah).

Program revitalisasi ini mencakup sejumlah pembangunan dan perbaikan fasilitas penting, di antaranya pembangunan ruang perpustakaan baru yang representatif, rehabilitasi ruang kelas, pembenahan ruang administrasi, perbaikan sarana sanitasi atau toilet, hingga penataan lingkungan sekolah agar lebih nyaman, aman, dan asri.

Kepala SMP IT Daarul Uzma Picung, M. Rosadi, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Picung.

Baca Juga :  Lepas Siswa MI Al Husna, Wabup Intan Ajak Orang Tua Kawal Anak di Tengah Arus Digitalisasi

“Ini adalah kabar gembira sekaligus menjadi titik balik kemajuan sekolah kami. Fasilitas yang memadai bukan hanya menunjang kenyamanan siswa dan guru, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar serta kualitas pendidikan yang kami berikan,” ujarnya kepada awak media, Jumat (23/05/2026).

Antusiasme juga datang dari masyarakat dan para orang tua siswa. Mereka berharap revitalisasi tersebut mampu membawa perubahan besar bagi kualitas pendidikan di daerahnya.

Bahkan, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku rela menghibahkan sebagian tanah miliknya demi mendukung pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Saya rela menghibahkan tanah saya demi dunia pendidikan di kampung kami,” ungkapnya singkat.

Pembangunan revitalisasi ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan pengawasan yang ketat agar hasil pekerjaan sesuai standar kualitas, aman digunakan, dan memiliki manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan.

Baca Juga :  Ditreskrimum Polda Banten melalui Unit PPA Ungkap Kasus Pencabulan terhadap Tiga Anak di Pandeglang

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Daarul Uzma, Iros Hidayat, turut memberikan tanggapan terkait bantuan revitalisasi yang diterima yayasan yang dipimpinnya.

“Mudah-mudahan setelah pembangunan SMP IT Daarul Uzma Picung selesai, sekolah ini dapat menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi cerdas, berakhlak mulia, dan siap bersaing di masa depan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa program revitalisasi tersebut merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemerataan fasilitas pendidikan hingga ke daerah.

“Program revitalisasi ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam pemerataan fasilitas pendidikan, sehingga setiap anak Indonesia berhak mendapatkan sarana belajar yang layak dan terbaik demi masa depan bangsa. Saya selaku ketua yayasan akan terus memantau proses pembangunan ini agar kualitasnya maksimal dan pelaksanaannya sesuai juklak maupun juknis yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Penulis : Anggi

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika
Tokoh Pemuda Soroti Minimnya Dukungan untuk Paskibra Cikedal Jelang HUT ke-81 RI
SIT Attaqwa Gelar Sosialisasi Program Sekolah Tahun Pelajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi dengan Orang Tua Siswa
Proyek Revitalisasi SDN 2 Kumpay Rp690 Juta Diduga Bermasalah: Ketua Panitia “Dipajang”, Kepsek Bungkam
Wabup Intan Ajak Forum Anak Jadi Pelopor dan Pelapor Lawan Bullying
Jejak Digital Tak Pernah Hilang, Diskominfo Kabupaten Tangerang Bekali Pelajar Bijak Bermedia Sosial
SDN Sepatan 1 dan SDN Sepatan II Santuni 47 Anak Yatim, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Tokoh Pemuda Soroti Minimnya Dukungan untuk Paskibra Cikedal Jelang HUT ke-81 RI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:38 WIB

SIT Attaqwa Gelar Sosialisasi Program Sekolah Tahun Pelajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi dengan Orang Tua Siswa

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:57 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 2 Kumpay Rp690 Juta Diduga Bermasalah: Ketua Panitia “Dipajang”, Kepsek Bungkam

Berita Terbaru