Life Jacket Ditemukan di Anyer Bukan Milik Arupadatu 1, Pencarian Rombongan Hilang Kontak Berlanjut

Jumat, 11 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | sorotbanten.idPolda Banten memastikan jaket pelampung (life jacket) yang ditemukan di perairan sekitar Anyer tidak berkaitan dengan kapal Arupadatu 1 yang membawa rombongan wartawan dan awak kapal yang hingga kini masih hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, benda tersebut sebelumnya ditemukan di perairan sekitar Anyer dan telah diamankan tim untuk pemeriksaan serta pendalaman.

“Benda tersebut telah diamankan oleh tim untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” ujar Maruli, Jumat (11/9/2026).

Pemilik kapal, Sandi, memastikan life jacket tersebut bukan bagian dari perlengkapan Arupadatu 1. Kepastian itu diperoleh setelah membandingkan benda yang ditemukan dengan perlengkapan pada kapal Arupadatu 2.

Baca Juga :  Hari Ketiga Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau, 11 Kapal dan 300 Personel Dikerahkan

“Life jacket yang ditemukan tim bukan milik kapal Arupadatu 1 karena berbeda dengan yang saya miliki. Perbedaannya terlihat dari bagian resleting, grip, maupun bahannya,” jelas Sandi.

Sementara itu, Kabiddokkes Polda Banten Kombes Pol Dr. I Gusti Gede Dharma Arimbawa mengatakan, proses antemortem terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan identifikasi apabila dalam operasi pencarian nantinya ditemukan korban.

Menurutnya, proses identifikasi meliputi pemeriksaan lokasi kejadian, pengumpulan data antemortem, pemeriksaan postmortem, hingga rekonsiliasi.

“Untuk proses antemortem, kami telah mendapatkan delapan data dari keluarga korban. Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data postmortem apabila ditemukan korban,” jelasnya.

Baca Juga :  Polda Banten Salurkan 6.500 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tigaraksa

Ia menegaskan identitas korban baru dapat dinyatakan setelah data antemortem dan postmortem dinyatakan sesuai.

Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, Polda Banten mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Untuk perkembangan operasi pencarian, kami meminta masyarakat mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh Polda Banten maupun tim SAR gabungan,” tutup Maruli.

Hingga Jumat (11/9/2026), operasi pencarian terhadap rombongan yang dilaporkan hilang kontak masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru