Polda Banten Pastikan Temuan Benda dan Jenazah Tak Berkaitan dengan Speed Boat Arupadatu

Senin, 14 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | sorotbanten.idPolda Banten terus melakukan pencarian dan pendalaman terkait hilang kontaknya kapal speed boat Arupadatu beserta penumpangnya. Memasuki hari keenam pencarian, petugas menemukan sejumlah benda di perairan yang kemudian dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan pemilik kapal.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, benda yang ditemukan berupa tiga buah life jacket, dua buah terpal, dan satu galon air mineral. Setelah dilakukan pendalaman serta konfirmasi dan pencocokan dengan pemilik kapal, benda-benda tersebut dipastikan tidak memiliki keterkaitan dengan speed boat Arupadatu.

“Pada hari keenam pencarian, ditemukan tiga life jacket, dua buah terpal dan satu galon air mineral. Setelah kami lakukan pendalaman, termasuk mengonfrontir dan mencocokkan dengan pemilik kapal, dipastikan benda-benda tersebut tidak berkaitan dengan teman-teman yang berada di kapal speed boat Arupadatu,” ujar Maruli.

Selain itu, Polda Banten juga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan sekitar dua hari sebelumnya di kawasan Muara Sungai Kali Teratai, Kramatwatu, tidak berkaitan dengan penumpang speed boat Arupadatu yang hilang kontak.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Banten Raih Presisi Award dari LEMKAPI

“Untuk jenazah yang ditemukan di sekitar Muara Sungai Kali Teratai, Kramatwatu, berdasarkan data primer yang kami peroleh dan hasil pemeriksaan, dipastikan bukan merupakan salah satu dari teman-teman yang hilang kontak dari kapal speed boat Arupadatu,” jelasnya.

Sementara itu, terkait temuan sesosok jenazah di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, Polda Banten masih menunggu hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA.

Maruli menjelaskan, jenazah tersebut telah dievakuasi dari Pulau Enggano menggunakan pesawat menuju Polda Bengkulu. Pada hari ini juga telah dilakukan proses autopsi.

“Untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, sudah dievakuasi ke Polda Bengkulu dan hari ini telah dilakukan autopsi. Kami masih menunggu hasil pencocokan DNA dengan sampel keluarga dari teman-teman yang hilang kontak,” kata Maruli.

Baca Juga :  Berdamai dan Cabut Laporan, Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Diselesaikan Lewat RJ

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda Bengkulu, jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano diketahui berjenis kelamin laki-laki, dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Kondisi wajah jenazah mengalami kerusakan sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitasnya.

“Jenis kelamin jenazah tersebut laki-laki, tinggi kurang lebih 165 sentimeter dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Kondisi wajah mengalami kerusakan. Untuk memastikan identitasnya, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA,” ungkapnya.

Polda Banten mengimbau masyarakat dan rekan-rekan media untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

“Kami mohon waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA dari Polda Bengkulu. Setelah hasilnya keluar, tentunya akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat dan rekan-rekan media,” tutup Maruli.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru