Tangerang | sorotbanten.id – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Tradisi santunan anak yatim yang rutin digelar setiap tahun dinilai menjadi contoh nyata budaya berbagi yang patut diteladani oleh wilayah lain.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri kegiatan Gema Muharam 1448 Hijriah dan Santunan Anak Yatim yang berlangsung di Masjid Al Mujahidin, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (25/6/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengaku bangga melihat kekompakan masyarakat Desa Sodong yang secara sukarela menghimpun dana santunan melalui program celengan warga, majelis taklim, dan para donatur untuk membantu anak-anak yatim.
“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang luar biasa. Masyarakat Desa Sodong telah menunjukkan bahwa kebersamaan dan gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam membantu sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujar Intan.
Menurutnya, kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tersebut bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi anak-anak yang membutuhkan kasih sayang serta dukungan dari lingkungan sekitar.
Ia menilai program santunan yang lahir dari inisiatif masyarakat tersebut layak dijadikan contoh bagi desa maupun wilayah lain di Kabupaten Tangerang.
“Luar biasa sekali. Kegiatan ini lahir dari kesadaran masyarakat sendiri untuk berbagi dan membantu sesama. Semangat seperti ini sangat layak menjadi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.
Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, lanjut Intan, harus dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Menurut dia, kegiatan santunan yatim tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar warga, tetapi juga menjadi sarana membangun empati serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, para donatur, panitia, dan terutama anak-anak yatim yang menerima santunan. Mari jadikan Muharam sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan dan memperkuat rasa peduli kepada sesama,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tidak merasa minder dengan kondisi yang dihadapi. Ia berpesan agar keterbatasan yang dimiliki justru menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
“Jangan pernah merasa rendah diri. Teruslah belajar, berdoa, dan berusaha meraih cita-cita setinggi mungkin. Kalian adalah generasi penerus yang bisa membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa,” pesannya.
Selain itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Hj. Mulyanah, mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 120 anak yatim dari delapan RT di Desa Sodong menerima santunan. Dana yang disalurkan merupakan hasil gotong royong masyarakat yang dikumpulkan sepanjang tahun melalui program celengan warga, kontribusi majelis taklim, dan bantuan para donatur.
“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat Desa Sodong. Alhamdulillah, tahun ini kami kembali bisa berbagi kebahagiaan dengan 120 anak yatim berkat dukungan seluruh warga dan para donatur,” ungkapnya.
Penulis : Asep Munajat
Editor : Andi Saputra











