Densus 88 Intensifkan Edukasi Anti Radikalisme di Cilegon

Kamis, 25 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cilegon | sorotbanten.id – Pemerintah Kota Cilegon bersama Satgaswil Banten Densus 88 Anti Teror (AT) Polri memperkuat upaya pencegahan paham intoleransi dan radikalisme melalui kegiatan wawasan kebangsaan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di Kota Cilegon.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah nasional dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa serta mencegah berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat, sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pelaksanaannya, Satgaswil Banten Densus 88 AT Polri berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Bhabinkamtibmas, serta unsur pendidikan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya intoleransi dan radikalisme.

Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, SH, SIK, MKP, mengatakan bahwa pencegahan merupakan langkah penting yang harus dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi penyebaran paham radikal yang kini semakin masif melalui ruang digital.

Menurutnya, selain penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme, upaya edukasi dan penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Baca Juga :  Wabup Intan Dorong Forum Anak Gandeng Forum OSIS, Edukasi Hukum dan Bahaya Radikalisme Diperluas

“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. Peran pemerintah, tokoh agama, dunia pendidikan, hingga keluarga sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mencegah berkembangnya paham intoleransi maupun radikalisme,” ujar Mayndra.

Ia menjelaskan, Densus 88 AT Polri secara konsisten melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah dan lingkungan masyarakat sebagai langkah preventif agar generasi muda tidak mudah terpapar paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Menurut Mayndra, kelompok radikal saat ini banyak memanfaatkan media sosial sebagai sarana propaganda dan perekrutan, khususnya terhadap anak-anak dan remaja yang rentan terpengaruh oleh informasi yang tidak terverifikasi.
“Media sosial menjadi salah satu sarana yang banyak digunakan untuk menyebarkan propaganda. Karena itu, pengawasan dan perhatian keluarga sangat dibutuhkan agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal,” katanya.

Selain sosialisasi, Densus 88 AT Polri juga terus mendorong penguatan literasi digital dan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya pencegahan sejak dini.

Baca Juga :  Kapolda Banten Lepas Kontingen E-Sport ke Kapolri Cup 2026, Targetkan Prestasi dan Junjung Sportivitas

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Cilegon dan Densus 88 AT Polri dalam menjaga kondusivitas daerah.

Menurutnya, kegiatan wawasan kebangsaan menjadi sarana penting untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap ancaman yang dapat memecah belah bangsa.

“Kami berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah, Polri, Densus 88, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, Kota Cilegon dapat menjadi daerah yang semakin aman, damai, dan kondusif,” ujar Robinsar.

Ia menegaskan bahwa terorisme dan radikalisme merupakan ancaman nyata yang dapat memicu konflik sosial, perpecahan masyarakat, hingga mengganggu kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan sosial, budaya, pendidikan, dan keagamaan.

“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mendeteksi potensi penyebaran paham radikal sejak dini,” tandasnya.

Editor : Asep

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru