Rapat Penertiban TPPS Cisoka Digelar Tertutup, Awak Media Kecewa Tak Diizinkan Meliput

- Writer

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id – Rencana penertiban Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) Cisoka memantik polemik. Pasalnya, rapat penting yang membahas nasib ratusan pedagang dan lokasi usaha warga tersebut digelar secara tertutup oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, Selasa (16/6/2026).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang dan dihadiri unsur Satpol PP, Camat Cisoka, Perumda Pasar NKR, serta sejumlah OPD terkait itu tidak memberikan akses kepada awak media untuk melakukan peliputan.

Kondisi tersebut langsung memunculkan pertanyaan mengenai komitmen keterbukaan informasi publik, terlebih keputusan yang dibahas berpotensi berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Panongan Diselidiki, Hasil Pemeriksaan Ungkap Fakta Mengejutkan

Sejak pagi, sejumlah wartawan terlihat menunggu di luar lokasi rapat. Namun hingga pertemuan berlangsung, tidak ada satu pun awak media yang diperbolehkan masuk untuk menyaksikan jalannya pembahasan.

Ironisnya, larangan itu tidak hanya berlaku bagi media umum. Anggota Media Center Cisoka (MCC) yang selama ini menjadi bagian dari kegiatan publikasi pemerintahan di wilayah tersebut juga disebut tidak diberikan akses.

“Iya, tertutup untuk media. Kita MCC juga nggak boleh masuk. Tadi Pak Camat bilang ke saya nggak boleh,” ungkap Riska, anggota MCC, saat ditemui di area Kantor Kecamatan Cisoka.

Baca Juga :  Respon Cepat Aduan Warga, DLH Tangerang Terjunkan 25 Personel Bersihkan Sampah

Sikap tertutup tersebut menuai kekecewaan dari kalangan jurnalis. Mereka menilai rapat yang membahas kebijakan publik semestinya tidak dilakukan secara eksklusif, apalagi menyangkut rencana penertiban tempat usaha yang menjadi sumber penghidupan warga.

Hingga berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung sampai pukul 12.00 WIB. Belum ada keterangan resmi dari Sekda Kabupaten Tangerang, Satpol PP, maupun pihak Perumda Pasar NKR terkait alasan rapat digelar tertutup serta hasil pembahasan yang sedang berlangsung.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Follow WhatsApp Channel sorotbanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengedar Sabu di Sepatan Dibekuk, 13 Paket Narkoba Siap Edar Disita Polisi
Dinsos Kota Tangerang Perkuat Peran Kampung Siaga Bencana, Warga Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat
Kurangi Ketergantungan Gadget, Wabup Tangerang Ajak Pelajar Hidup Aktif dan Kreatif
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan Usaha, Puluhan Pelaku UMKM Dilatih Produksi Keripik Baby Crab
Masa Depan Bisnis Ada di AI, Pemuda Tangerang Dapat Kesempatan Belajar Gratis
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Pembangunan, Ini Pesan Bupati Tangerang
Bangun Budaya Taat Hukum dari Desa, Bupati Tangerang Perkuat Program Kadarkum
Pemanggilan Kepsek SMPN 1 Jayanti Sudah Dilakukan, Disdik Masih Tunggu Laporan Bidang

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:51 WIB

Pengedar Sabu di Sepatan Dibekuk, 13 Paket Narkoba Siap Edar Disita Polisi

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dinsos Kota Tangerang Perkuat Peran Kampung Siaga Bencana, Warga Dibekali Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:18 WIB

Kurangi Ketergantungan Gadget, Wabup Tangerang Ajak Pelajar Hidup Aktif dan Kreatif

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:10 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan Usaha, Puluhan Pelaku UMKM Dilatih Produksi Keripik Baby Crab

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:50 WIB

Masa Depan Bisnis Ada di AI, Pemuda Tangerang Dapat Kesempatan Belajar Gratis

Berita Terbaru