Presiden Prabowo Perkuat BNN dengan Anggaran dan Teknologi, Tegaskan Perang Melawan Narkoba Harus Total

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | sorotbanten.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pemberantasan narkotika. Penguatan tersebut akan diwujudkan melalui dukungan anggaran, peningkatan teknologi, penguatan sumber daya manusia, hingga penyempurnaan regulasi.

Komitmen itu disampaikan Presiden Prabowo melalui amanat yang dibacakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lido, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam amanatnya, Presiden menilai tantangan pemberantasan narkotika di Indonesia sangat besar karena kondisi geografis Indonesia yang berada di persimpangan dua benua dan dua samudera, memiliki ribuan pulau, garis pantai yang panjang, serta banyak pintu masuk melalui jalur laut, udara, dan darat.

Baca Juga :  Wabup Intan Ingin Katalog UMKM Kelapa Dua Bertransformasi Jadi Platform Digital

“Kondisi geografis tersebut memang memberikan keunggulan strategis bagi Indonesia, namun di sisi lain juga membuka banyak celah yang dapat dimanfaatkan jaringan kejahatan narkotika internasional untuk menyelundupkan dan mendistribusikan narkoba ke berbagai wilayah,” ujar Djamari membacakan amanat Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan, dengan besarnya tantangan tersebut, BNN tidak boleh menjalankan tugas dengan keterbatasan kemampuan maupun sarana.

“Dalam kondisi demikian, BNN tidak boleh bertempur dengan tangan hampa atau dengan kapasitas yang sangat terbatas. Karena itu, sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah, saya akan memberikan penguatan total kepada Badan Narkotika Nasional,” demikian amanat Presiden.

Baca Juga :  DBMSDA Kabupaten Tangerang Percepat Rekonstruksi 76 Ruas Jalan dan Jembatan di 29 Kecamatan

Penguatan yang dimaksud akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyempurnaan payung hukum, pembangunan infrastruktur hingga ke daerah, pengadaan teknologi intelijen taktis dan strategis yang lebih modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga dukungan anggaran negara yang memadai.

Menurut Presiden, langkah tersebut diperlukan agar upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif, masif, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

“Pemerintah ingin memastikan penanggulangan narkotika dilakukan secara komprehensif, terintegrasi, dan mampu menjangkau seluruh pelosok tanah air,” pungkasnya.

Editor : Asep

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru