Wabup Intan Serahkan Bantuan Peralatan Usaha untuk Perempuan Kepala Keluarga di Kronjo

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan kepada pelaku usaha kecil.

Kali ini, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada Wirausaha Baru (WUB) bagi perempuan kepala keluarga di Kantor Kecamatan Kronjo, Kamis (9/7/2026).

Program yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan PIK 2 melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga bantuan peralatan usaha sebagai modal awal bagi para peserta untuk memulai usaha mandiri.

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan PIK 2 yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PIK 2 dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang yang telah menyelenggarakan pelatihan sekaligus memberikan bantuan peralatan usaha kepada para penerima manfaat,” ujar Intan.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada 16 perempuan kepala keluarga yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Mereka menerima delapan paket peralatan usaha berupa gerobak mie ayam lengkap dengan kompor gas, peralatan memasak, mangkuk, dan perlengkapan pendukung lainnya. Setiap satu paket dimanfaatkan oleh dua orang penerima.

Baca Juga :  Kabar Baik, Klinik Jantung Harapan Kita Akan Berdiri di Seberang RSUD Tigaraksa

“Hari ini ada 16 penerima manfaat dengan delapan set peralatan usaha. Satu gerobak digunakan bersama oleh dua orang agar mereka bisa memulai usaha dan berkembang bersama,” jelasnya.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat, Intan mengingatkan para penerima bantuan agar tidak mudah menyerah. Menurutnya, kreativitas dan inovasi menjadi kunci agar usaha yang dijalankan mampu bertahan dan berkembang.

“Ibu-ibu harus terus berkreasi dan berinovasi. Gerobak ini tidak harus selalu digunakan untuk berjualan mie ayam, bisa juga untuk bakso, pangsit, minuman, atau usaha kuliner lainnya sesuai kebutuhan pasar,” pesannya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas produk agar mampu menarik minat konsumen sekaligus menciptakan usaha yang berkelanjutan.

“Bantuan ini harus dijaga dan dirawat dengan baik. Saat berjualan, utamakan kebersihan dan higienitas. Yang paling penting adalah tekun, pantang menyerah, dan jangan mudah bosan dalam menjalankan usaha,” tambahnya.

Wabup Intan juga meminta pemerintah desa berperan aktif membantu mengatur lokasi berjualan para penerima manfaat agar tidak terjadi persaingan usaha yang tidak sehat.

Baca Juga :  Teladani Rasulullah, Wabup Intan Ajak ASN Melayani Masyarakat dengan Ketulusan

“Pak Kepala Desa diharapkan bisa mengatur lokasi berjualan agar tidak saling berdekatan. Bisa ditempatkan di dekat sekolah, kawasan perumahan, atau lokasi strategis lainnya sehingga semua memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelanggan,” tegasnya.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga, agar semakin mandiri serta mampu meningkatkan kesejahteraan.

“Saya berharap bantuan ini menjadi awal lahirnya usaha-usaha baru yang sukses. Semoga para penerima manfaat dapat meningkatkan pendapatan keluarga sehingga semakin mandiri, berdaya, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja melalui pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, kerja sama dengan PIK 2 akan terus dikembangkan agar semakin banyak pelatihan dan bantuan usaha yang dapat dirasakan masyarakat.

“Program ini bertujuan membantu perempuan kepala keluarga agar memiliki usaha sendiri dan meningkatkan pendapatan keluarga. Sebelumnya kami juga telah menggelar pelatihan servis AC yang dilanjutkan dengan pemberian peralatan kerja. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut di wilayah lain di Kabupaten Tangerang,” pungkas Rudi.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru