Wabup Intan Ajak Guru Ciptakan Sekolah Aman, Nyaman dan Bebas Perundungan

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.idWakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus bebas dari segala bentuk tindakan kekerasan. Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka acara sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah bagi Guru PAUD/TK di Kabupaten Tangerang, Rabu (10/06/2026).

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Kita harus memastikan sekolah benar-benar bebas dari segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal, psikologis, perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya,” tegas Wabup Intan.

Dalam sambutannya, dia menyebut bahwa kekerasan terhadap anak bukan hal yang remeh dan sepele. Bentakan, ejekan, atau kata-kata yang merendahkan dan perundungan dapat meninggalkan luka yang membekas dan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Untuk itu, pendekatan yang mengedepankan kasih sayang, komunikasi yang positif, kesabaran, dan keteladanan harus menjadi budaya dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan usia dini.

“Apa yang diajarkan dan dicontohkan oleh guru hari ini akan melekat dalam ingatan anak-anak hingga mereka dewasa nanti. Karena itu saya meyakini bahwa guru bukan hanya pendidik, tetapi juga pelindung, pembimbing, sekaligus teladan bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Meriahkan NotaRace 2026, Bupati dan Wabup Tangerang Dukung INI Perkuat Sinergi dan UMKM

Dia juga menyoroti pentingnya peran strategis para guru PAUD dan TK yang sangat luar biasa. Guru PAUD dan TK merupakan salah satu pihak yang terlibat langsung dalam membentuk karakter anak pada masa emas pertumbuhannya. Untuk itu, kerja sama dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci suksesnya pembangunan manusia seutuhnya.

“Kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan pembangunan manusia seutuhnya. Bapak dan ibu guru merupakan salah satu garda terdepan dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak,” tandasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Dia juga mengajak seluruh guru PAUD dan TK di Kab. Tangerang untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi secara aktif menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Mari kita jadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan menyenangkan bagi setiap anak. Ketika anak-anak tumbuh tanpa kekerasan, mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan bimbingan dengan penuh kasih sayang maka kita sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wabup Intan Tutup Pelatihan Arsip Dinamis, Dorong Aparatur Jadi Agen Perubahan

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP3A), Asep Suherman menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut dikuti oleh para guru PAUD dan TK dari 29 kecamatan dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Paramadina Jakarta dan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Provinsi Banten.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata dalam meningkatkan kapasitas para pendidik sehingga mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kapasitas guru PAUD dan TK dalam upaya mencegah, mengenali serta menangani berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah anak sehingga proses tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal,” jelas Asep.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru