Polda Banten Bantu Identifikasi Jenazah di Pulau Enggano, Data Keluarga Korban KM Arupadhatu 1 Dicocokkan

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | sorotbanten.id – Polda Banten melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) memberikan dukungan kepada Polda Bengkulu dalam proses identifikasi jenazah yang ditemukan di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu.

Jenazah tersebut diduga berkaitan dengan korban KM Arupadhatu 1 yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda.

Dukungan Polda Banten dilakukan dengan menyiapkan dan menyerahkan data antemortem yang diperoleh dari keluarga korban kepada Tim DVI Biddokkes Polda Bengkulu. Data tersebut menjadi bahan pembanding dalam proses identifikasi terhadap jenazah yang ditemukan.

Dalam proses DVI, data primer antemortem yang dapat digunakan untuk identifikasi meliputi sidik jari, data gigi, dan DNA. Selanjutnya, data tersebut akan dicocokkan dengan data postmortem yang diperoleh dari pemeriksaan jenazah.

Baca Juga :  Samsat Kabupaten Bekasi Berbenah Total, Layanan Digital Diperkuat, Masyarakat Diminta Tinggalkan Calo

Tim DVI Polda Banten berperan dalam membantu menyiapkan serta menyampaikan data antemortem keluarga korban sesuai prosedur identifikasi korban bencana dan insiden massal.

Sementara itu, proses pemeriksaan jenazah dan penetapan hasil identifikasi di Bengkulu menjadi kewenangan Tim DVI Biddokkes Polda Bengkulu.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pihaknya terus memberikan dukungan terhadap proses identifikasi dengan menyiapkan data yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Pengedar Sabu di Sepatan Dibekuk, 13 Paket Narkoba Siap Edar Disita Polisi

β€œData antemortem dari keluarga korban kami bantu sampaikan kepada Tim DVI Polda Bengkulu untuk menjadi bahan pembanding dalam proses identifikasi. Selanjutnya, proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Biddokkes Polda Bengkulu,” ujar Maruli, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pencocokan data antemortem dan postmortem menjadi bagian penting dalam memastikan identitas jenazah secara ilmiah dan sesuai prosedur.

Polda Banten berharap dukungan tersebut dapat membantu mempercepat proses identifikasi sehingga keluarga korban memperoleh kepastian mengenai identitas jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru