Kuliah Gratis untuk 40 Guru Madrasah, Bupati Maesyal: Ini Investasi SDM Tangerang

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id — Kabar baik datang bagi para guru madrasah di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan Program Beasiswa Madrasah Gemilang untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga pendidik.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Selasa (8/9/2026).

Program ini secara khusus menyasar guru madrasah yang belum memiliki gelar sarjana maupun guru yang telah menempuh pendidikan S1 tetapi belum linier dengan bidang yang diajarkan.

Sebanyak 40 guru madrasah menjadi penerima manfaat pada tahap awal program beasiswa tersebut.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan program Beasiswa Madrasah Gemilang merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di lingkungan madrasah.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan Ibu Menteri Agama dalam rangka meluncurkan beasiswa untuk guru-guru madrasah di Kabupaten Tangerang. Sumber dananya ini dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang diberikan hibah kepada Kementerian Agama,” kata Maesyal.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu inovasi untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah, guru agama Islam dan guru Raudhatul Athfal (RA) melalui pendidikan tinggi tanpa biaya kuliah.

Baca Juga :  Lomba Cipta Menu B2SA, Pemkab Tangerang Dorong Pangan Lokal Jadi Sumber Gizi dan Peluang Ekonomi

“Inovasinya adalah untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah, guru agama Islam, dan guru RA melalui kuliah gratis, sehingga insyaallah anak-anak kita akan semakin cerdas dan menjadi SDM unggulan,” ujarnya.

Maesyal menjelaskan, penerima program tahap awal berjumlah 40 guru. Mereka merupakan guru madrasah yang belum memiliki gelar S1 atau memiliki gelar S1 namun belum sesuai atau linier dengan bidang pendidikan yang dijalankan.

“Secara teknis, beasiswa ini diberikan kepada 40 guru madrasah yang belum memiliki gelar S1, atau yang jenjang S1-nya belum linier,” jelasnya.

Ia memastikan program tersebut tidak berhenti pada tahap awal. Pemkab Tangerang berencana meningkatkan jumlah penerima beasiswa pada tahun-tahun berikutnya.

“Insyaallah, pada tahun-tahun berikutnya kuota penerima beasiswa ini juga akan terus kita tambahkan,” katanya.

Menurut Maesyal, peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, yang mewakili Menteri Agama RI, mengapresiasi dukungan Pemkab Tangerang terhadap peningkatan kompetensi guru madrasah.

Ia menyampaikan tiga pesan penting kepada para penerima beasiswa.

“Saya sampaikan tiga pesan. Pertama, jadikan beasiswa ini investasi menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, kelola beasiswa ini secara transparan dan akuntabel. Ketiga, para suami harus mendukung istri yang kuliah untuk menjaga ketahanan keluarga, karena dari sanalah kualitas bangsa ditentukan,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Intan Tutup Pelatihan Arsip Dinamis, Dorong Aparatur Jadi Agen Perubahan

Pesan tersebut menekankan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan generasi yang akan datang.

Program Beasiswa Madrasah Gemilang juga disambut antusias para penerima manfaat. Salah satunya Neneng Rostiani, guru MIS Nurul Ibad, Desa Talagasari.

Bagi Neneng, beasiswa tersebut menjadi kesempatan istimewa karena untuk pertama kalinya ia akan merasakan bangku perkuliahan.

Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program yang digagas Pemkab Tangerang tersebut.

“Perasaan saya bahagia, bersyukur, dan tidak menyangka bisa mendapat beasiswa. Semoga langkah ini membawa berkah dan manfaat nyata,” ungkap Neneng.

Melalui program tersebut, Neneng memilih jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di STAI Syekh Manshuruddin Pandeglang, Banten. Ia juga tengah mempersiapkan diri mengikuti masa orientasi mahasiswa pada 26 September mendatang.

“Semoga pemerintahan Kabupaten Tangerang semakin maju, jaya, gemilang dan bisa terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang,” harapnya.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru