Bedah 4 Rumah di Sindang Panon, Bupati Maesyal Pastikan Warga Dapat Hunian Sehat dan Air Bersih

Jumat, 4 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kembali diwujudkan melalui program bedah rumah.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (4/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), Camat Sindang Jaya, kepala desa, BAZNAS Kabupaten Tangerang, Kapolsek, Danramil serta sejumlah unsur terkait.

Bupati mengatakan, terdapat empat rumah di Desa Sindang Panon yang mendapatkan program rehabilitasi melalui program bedah rumah Pemkab Tangerang.

Menurutnya, program tersebut tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi diarahkan untuk menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah. Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Maesyal.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Tangerang Ringkus Pengedar Obat Keras Ilegal di Sepatan, Ratusan Pil Berbagai Jenis Disita

Maesyal menegaskan, pembangunan rumah juga memperhatikan aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan. Rumah yang direhabilitasi akan dilengkapi kamar mandi dan toilet di dalam rumah, ventilasi yang memadai, lantai keramik serta atap genteng.

“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” katanya.

Saat meninjau lokasi, Bupati juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan warga. Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan air bersih, terutama di tengah musim kemarau.

Menanggapi keluhan tersebut, Maesyal memastikan kebutuhan air bersih akan turut menjadi perhatian pemerintah melalui pembangunan sarana air bersih (SAB).

Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penerima manfaat program bedah rumah, tetapi juga diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.

“Karena sekarang musim kemarau, tadi ibu-ibu dan nenek-nenek juga menyampaikan permohonan air bersih. Insya Allah nanti sekalian rumahnya kita bangunkan, sarana air bersihnya juga kita bangunkan,” jelasnya.

Maesyal menegaskan pembangunan sarana air bersih akan diupayakan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Apresiasi Layanan Haji Pemkab Tangerang, Ada Uang Saku hingga Dukungan Asrama Haji

“Bukan hanya untuk Ibu Saidah, tetapi nanti warga yang lain juga bisa memanfaatkan air bersih ini. Kita bangunkan sarana air bersihnya,” ungkapnya.

Ia menilai hunian layak dan ketersediaan air bersih merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Rumahnya kita rehab supaya sehat. Kalau rumah sehat, airnya bagus, masyarakatnya juga sehat,” tegas Maesyal.

Salah satu penerima manfaat program bedah rumah, Ariyanah, warga Desa Sindang Panon, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Ia mengatakan kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak kini akan segera berubah menjadi hunian yang lebih layak, sehat dan nyaman bagi keluarganya.

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bapak Bupati Tangerang, yang telah membangun rumah saya. Sebelumnya tidak layak, sekarang insya Allah akan menjadi rumah yang layak dan rumah yang sehat dengan kamar mandi di dalam,” ujar Ariyanah.

Editor : Asep

Berita Terkait

Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu
Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan
Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS
Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih
Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I
Jenazah Surakman Korban Arupadhatu 1 Dipulangkan ke Carita, Dimakamkan di TPU Ki Demang
Tiga Perwakilan Kabupaten Tangerang Borong Penghargaan Radar Banten Awards 2026

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan

Kamis, 24 September 2026 - 22:41 WIB

Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS

Kamis, 24 September 2026 - 22:34 WIB

Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih

Kamis, 24 September 2026 - 22:25 WIB

Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi

Berita Terbaru