Jakarta | sorotbanten.id – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memberikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas keberhasilan mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas provinsi Gayo–Medan di wilayah Sumatera Utara.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan Direktorat Intelijen BNN RI bersama BNN Provinsi Sumatera Utara berhasil menangkap kurir beserta penerima barang melalui metode undercover buy di tiga lokasi di Kabupaten Deli Serdang. Dari pengungkapan itu, petugas menyita sekitar 93 kilogram ganja dan masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu pemasok, bandar, serta pengendali jaringan.
“Kami di Komisi III DPR RI memberikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala BNN RI, Bapak Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, beserta seluruh tim gabungan Direktorat Intelijen BNN RI dan BNNP Sumatera Utara. Penangkapan kurir beserta penerima barang dengan barang bukti hampir 93 kilogram ganja ini merupakan bukti nyata komitmen, ketangguhan, dan ketajaman intelijen BNN dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika,” ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto membawa semangat baru yang lebih responsif dan progresif dalam upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika. Keberhasilan operasi penyamaran di tiga titik lokasi di Kabupaten Deli Serdang juga dinilai mencerminkan koordinasi yang solid serta efektivitas kerja di lapangan.
Habiburokhman menegaskan, Komisi III DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap BNN, baik dari sisi politik, anggaran, maupun regulasi, guna memperkuat kemampuan intelijen serta penindakan di wilayah-wilayah yang menjadi jalur rawan peredaran narkotika.
Selain itu, ia mendorong BNN agar tidak berhenti pada penangkapan kurir maupun penerima barang, tetapi terus melakukan pengembangan penyidikan untuk membongkar seluruh jaringan, termasuk aktor intelektual dan pihak yang mendanai peredaran narkotika tersebut.
“Komisi III DPR RI mendorong BNN untuk terus melakukan pengembangan hingga mampu mengungkap seluruh jaringan, termasuk bandar dan penyandang dana di balik jaringan Gayo–Medan,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan operasi tersebut mengirimkan pesan tegas kepada para bandar dan sindikat narkotika bahwa aparat penegak hukum tidak akan memberikan ruang bagi peredaran gelap narkoba di Indonesia.
“Kerja keras BNN di lapangan bukan hanya menyelamatkan ribuan masyarakat dari bahaya narkotika, tetapi juga menjaga kehormatan hukum negara. Kami di DPR RI akan terus mendukung BNN dalam memberantas kejahatan narkotika hingga ke akar-akarnya,” pungkas Habiburokhman.
Editor : Andi Saputra










