Tanto Sudiro Soroti Lunturnya Nasionalisme: Jangan Biarkan Fakta Sejarah Dibelokkan

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta| sorotbanten.id — Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Barisan Pelopor (IKBBP) Tanto Soediro menyoroti fenomena lunturnya semangat nasionalisme dan rasa kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.

Tanto menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius bersama. Menurutnya, salah satu faktor yang turut memengaruhi lunturnya rasa kebangsaan adalah semakin kurangnya edukasi sejarah perjuangan bangsa secara intensif dan berkelanjutan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Tanto dalam kegiatan peringatan ke-82 tahun Barisan Pelopor sekaligus hari jadi ke-2 IKBBP di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Ia bahkan mengingatkan adanya upaya dari pihak tertentu yang dinilai dapat memengaruhi pemahaman masyarakat terhadap fakta sejarah bangsa.

“Yang lebih berbahayanya lagi ada kelompok tertentu yang sengaja akan melencengkan fakta-fakta sejarah kebangsaan,” tegas Tanto.

Menurutnya, pemahaman sejarah yang benar menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, Tanto mendorong pemerintah, masyarakat, generasi muda, serta keluarga para pejuang untuk bersama-sama meningkatkan edukasi mengenai sejarah perjuangan bangsa.

Baca Juga :  Wabup Intan Dorong GATI Jadi Gerakan Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Harmonis

“Fakta yang dibelokkan sangat berpotensi mengikis nilai-nilai NKRI dan kejahatan sejarah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Revolusi Pemuda (GARUDA) Ericko menilai kondisi bangsa saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan yang berkaitan dengan semangat nasionalisme generasi muda.

Pernyataan tersebut disampaikan Ericko dalam momentum peringatan ke-82 tahun Barisan Pelopor dan hari jadi ke-2 IKBBP.

Menurut Ericko, sebagai sayap organisasi IKBBP, GARUDA menyadari tanggung jawab untuk menjaga semangat perjuangan dan nilai-nilai kebangsaan bukanlah hal yang ringan.

“Untuk itu, sebagai sayap organisasi dari Ikatan Keluarga Besar Barisan Pelopor, GARUDA menyadari betul bahwa amanah yang dipikul tidaklah ringan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, IKBBP menjadi ruang untuk mengingatkan generasi penerus bahwa kemerdekaan Indonesia tidak hadir begitu saja, melainkan lahir dari perjuangan, pengorbanan dan keikhlasan para pendiri bangsa.

Baca Juga :  Eks Wakapolri Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Bigmo Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape

“IKBBP adalah rumah besar Garuda dan selalu menjadi pengingat yang nyata bahwa kemerdekaan itu memang direbut dan diperjuangkan,” katanya.

Ericko menilai sejarah perjuangan bangsa tidak seharusnya hanya menjadi cerita masa lalu atau romantisme yang dikenang setiap peringatan kemerdekaan. Nilai-nilai perjuangan tersebut, kata dia, harus diterjemahkan melalui kerja nyata sesuai tantangan zaman.

“Sejarah perjuangan itu bukan sekadar romantisme yang hanya untuk dikenang, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata di masa kini,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, GARUDA berkomitmen menjaga sinergi dengan IKBBP serta membangun kolaborasi dengan Yayasan Soekarmini Poegoeh Reksoatmodjo.

Bagi GARUDA, Ericko menyebut IKBBP merupakan kompas dalam menjaga arah perjuangan organisasi sekaligus merawat nilai-nilai sejarah dan kebangsaan agar tetap relevan bagi generasi penerus.

Penulis : Dase Abdul Rohim

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru