Cianjur | sorotbanten.id – Aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran obat keras ilegal kembali menjadi perhatian masyarakat di wilayah Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Foto yang beredar pada 19 Mei 2026 memperlihatkan sejumlah orang berada di sekitar sebuah kendaraan merah di lokasi yang disebut warga sering dijadikan tempat transaksi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, lokasi tersebut diduga kerap dijadikan tempat aktivitas jual beli obat keras terbatas tanpa izin resmi. Warga juga mengaku resah karena aktivitas tersebut disebut berlangsung secara terbuka.
Dalam foto yang beredar, terlihat salah seorang pria sedang menggunakan telepon seluler. Sejumlah pihak kemudian menduga adanya komunikasi dengan aparat penegak hukum terkait situasi di lokasi tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.
Masyarakat berharap aparat terkait segera melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik. Warga juga meminta adanya tindakan tegas terhadap peredaran obat keras ilegal yang dinilai dapat merusak generasi muda.
Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk turun langsung melakukan pengecekan lapangan serta memastikan tidak ada pihak mana pun yang terlibat dalam praktik melanggar hukum.
“Jika memang ada dugaan peredaran obat keras ilegal, maka harus ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Semua pihak harus mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai ada pembuktian resmi,” ujar salah satu warga.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas tersebut.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi











