Legenda Timnas Turun ke Lapangan, 86 Pesepak Bola Cilik Tangerang Digembleng di Coaching Clinic Sobat FC

Minggu, 9 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang | sorotbanten.id – Upaya mencetak bibit pesepak bola sejak usia dini terus digencarkan di Kota Tangerang. Kali ini, Sobat Football Club (Sobat FC) menghadirkan dua legenda sepak bola Indonesia, Ismed Sofyan dan Washiyatul Akmal, untuk membagikan ilmu serta pengalaman kepada puluhan pesepak bola muda dalam coaching clinic, Minggu (9/8/2026).

Sebanyak 86 anak berusia 4 hingga 13 tahun mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta dibagi berdasarkan kelompok usia, mulai dari kategori toddler, usia 7–10 tahun, hingga kelompok 11–13 tahun.

Yang membuat kegiatan semakin menarik, para peserta mendapat kesempatan belajar langsung dari mantan pemain yang memiliki pengalaman di level profesional dan pernah memperkuat Timnas Indonesia.

Presiden Sobat FC Rizki Briandana mengatakan coaching clinic merupakan bagian dari program pembinaan rutin klub. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun mental dan motivasi anak-anak untuk serius menekuni sepak bola.

“Coaching clinic ini diharapkan memberikan insight, semangat, dan motivasi kepada peserta. Mereka bisa belajar langsung dari tokoh-tokoh yang sudah memiliki pengalaman luar biasa, terutama yang pernah membela Tim Nasional,” ujar Rizki.

Baca Juga :  Warga Serbu Situ Gede, Lebih dari 1 Ton Lele Dilepas untuk Mancing Bersama

Menurutnya, Sobat FC memang memfokuskan programnya pada pembinaan sepak bola usia dini. Meski baru berdiri sekitar dua tahun, klub tersebut memiliki ambisi untuk terus mengembangkan kemampuan pemain muda hingga mampu melanjutkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

“Harapannya anak-anak ini bisa tumbuh dan berkembang menjadi orang yang profesional. Bukan hanya menjadi pemain, tetapi mereka belajar disiplin, menerima menang dan kalah, sehingga memiliki jiwa yang besar dan bisa sukses di masa depan,” katanya.

Sementara itu, legenda sepak bola Indonesia Ismed Sofyan menekankan pentingnya penguasaan teknik dasar bagi pemain usia dini. Menurutnya, kemampuan fundamental harus menjadi prioritas sebelum anak diarahkan pada teknik permainan yang lebih kompleks.

“Dasar sepak bola sangat penting. Untuk anak-anak usia 12 tahun ke bawah, passing, control, dan dribbling harus terus dipertajam,” ujar Ismed.

Baca Juga :  Jalan Raya M. Toha Mulai Diperbaiki, Warga Karawaci Lega: Akhirnya Jalan Berlubang Ditangani

Ismed juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap mengikuti latihan meski berada di bawah terik matahari. Baginya, semangat anak-anak tersebut merupakan modal penting dalam proses pembinaan.

Ia juga menyoroti peran orang tua dalam membangun kebiasaan positif anak di tengah tingginya penggunaan gawai.

“Orang tua datang ke lapangan mengantar anak bermain bola, saya pikir sangat positif. Mudah-mudahan semakin banyak orang tua yang mengantar anaknya ke lapangan sepak bola dan semakin banyak klub yang membangun pembinaan seperti ini,” tuturnya.

Menurut Ismed, pembinaan usia dini membutuhkan latihan yang konsisten. Karena itu, ia mendorong Sobat FC terus meningkatkan intensitas latihan agar perkembangan fisik maupun teknik para pemain dapat terpantau secara berkelanjutan.

Kegiatan coaching clinic tersebut menjadi salah satu upaya membangun ekosistem sepak bola usia dini yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, mental bertanding, serta kemampuan menerima kemenangan dan kekalahan.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, Satu Tersangka Ditahan
Ada Pencabutan Laporan dan Petunjuk JPU, Perkara Cheongfuli-Citra Baru Steel Di-SP3
Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu
Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I
Jenazah Surakman Korban Arupadhatu 1 Dipulangkan ke Carita, Dimakamkan di TPU Ki Demang
DNA Ungkap Identitas Korban Arupadhatu 1, ABK Surakman Ditemukan di Pulau Enggano
Polda Banten Selidiki Dugaan Tambang Batubara Ilegal di Lebak, Lima Lubang Ditemukan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:17 WIB

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, Satu Tersangka Ditahan

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Ada Pencabutan Laporan dan Petunjuk JPU, Perkara Cheongfuli-Citra Baru Steel Di-SP3

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan

Kamis, 24 September 2026 - 22:17 WIB

Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I

Berita Terbaru