Tangerang | sorotbanten.id – Kabar gembira datang bagi warga Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Sebanyak 1.565 kepala keluarga (KK) menerima bantuan sembako gratis dari Perum Bulog yang disalurkan melalui Pemerintah Desa Cileles sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Bantuan yang diberikan terbilang cukup besar. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng Minyakita, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Program bantuan pangan tersebut berlangsung selama lima hari dan disambut antusias oleh masyarakat. Sejak hari pertama, ribuan warga memadati lokasi pembagian untuk mengambil bantuan yang telah disiapkan.
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Cileles, Obot, mengatakan bantuan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
“Warga merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan sembako gratis dari Perum Bulog. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang cukup sulit seperti sekarang, masyarakat sangat senang dan bersyukur menerima bantuan ini,” ujar Obot, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, proses penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi sebelumnya. Meski jumlah penerima mencapai lebih dari seribu warga, seluruh bantuan berhasil disalurkan dengan lancar dan tepat sasaran.
Menariknya, demi memastikan tidak ada warga yang kehilangan haknya, perangkat Desa Cileles rela memberikan pelayanan hingga malam hari.
“Kami bersama seluruh staf desa bekerja sama melayani masyarakat dalam penyaluran bantuan pangan ini, bahkan hingga malam hari. Teman-teman tetap sabar melayani warga meskipun harus bekerja ekstra dan merasa lelah,” katanya.
Obot menjelaskan, pelayanan malam hari dilakukan karena banyak warga yang bekerja sejak pagi hingga sore sehingga tidak memiliki waktu untuk mengambil bantuan pada siang hari.
“Banyak warga yang bekerja sehingga tidak bisa datang siang hari. Karena itu kami tetap membuka pelayanan pada malam hari agar seluruh penerima bisa mengambil haknya,” jelasnya.
Kebahagiaan juga dirasakan Rosnaningsih, warga Kampung Cigaling RT 001/002. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan pangan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat senang mendapat bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami,” tuturnya.
Meski sempat terjadi lonjakan antrean pada hari pertama penyaluran, Pemerintah Desa Cileles memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Memang pada hari pertama jumlah warga yang datang sangat banyak, mencapai lebih dari seribu orang. Namun berkat kerja sama semua pihak, proses pembagian tetap berjalan dengan baik, tertib, dan rapi,” ungkap Obot.
Keberhasilan penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti sinergi antara Perum Bulog dan Pemerintah Desa Cileles dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi warga. Bagi ribuan keluarga penerima, bantuan ini bukan sekadar sembako, tetapi juga wujud nyata kepedulian yang membawa harapan di tengah tantangan hidup yang semakin berat.
Penulis : Asep Munajat
Editor : Andi Saputra











