Bupati Tangerang Dampingi Jamintel dan Kepala PPATK Tinjau Program Makan Bergizi Gratis Berbasis CSR

Kamis, 16 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.idBupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dr. Ivan Yustiavandana meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Khusus Negeri (SKhN) 1 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Balaraja, Kamis (16/7/2026).

Program tersebut didukung melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta yang disalurkan bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pemenuhan gizi bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada PPATK, Kejaksaan Agung RI, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Tangerang.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas perhatian yang luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Sekolah ini berdiri di atas lahan hibah Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada Pemerintah Provinsi Banten dan kini telah menampung sekitar 290 siswa,” ujar Maesyal.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar sekaligus menunjang tumbuh kembang peserta didik agar dapat berkembang secara optimal.

Baca Juga :  Bupati Maesyal Bangun Empat Rumah Layak Huni Sekaligus, Warga Sindang Jaya Sambut Harapan Baru

Bupati menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, pelayanan, dan kesempatan yang setara dalam meraih masa depan.

“Mereka mungkin memiliki cara belajar yang berbeda, tetapi mereka adalah bagian dari kehidupan kita yang memiliki hak yang sama. Tugas kita adalah memberikan kasih sayang, penghormatan, dan kesempatan terbaik agar mereka mampu meraih cita-citanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan 24 Tahun Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Gernas APU PPT) yang mengusung tema “Indonesia Anti Pencucian Uang 24 Karat”.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan Program MBG di SKhN 1 Kabupaten Tangerang menjadi contoh kolaborasi yang baik karena seluruh pembiayaannya berasal dari dana CSR perusahaan swasta melalui Grab, OVO, dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Program makan bergizi gratis ini dibiayai sepenuhnya melalui dana CSR perusahaan. Kami berharap model kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” kata Ivan.

Ia juga menekankan bahwa memberikan perhatian kepada anak-anak berkebutuhan khusus merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus investasi bagi masa depan bangsa.

Baca Juga :  DPMPD Kabupaten Tangerang Pacu Perencanaan Desa 2026, Aparatur Dibekali Strategi Susun Program Tepat Sasaran

“Kita harus memuliakan saudara-saudara kita yang luar biasa ini. Mereka memiliki potensi yang harus terus didukung. PPATK siap terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh mitra untuk memperluas gerakan kepedulian seperti ini,” tambahnya.

Ketua Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Cahaya Mantovani, menyampaikan terima kasih kepada PPATK, para donatur, dan seluruh mitra yang telah mendukung pelaksanaan Program MBG bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan karakter belajar yang berbeda sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang inklusif.

“Program MBG berbasis CSR ini bukan sekadar memberikan makanan bergizi, tetapi juga merupakan bentuk kasih sayang sekaligus investasi bagi masa depan anak-anak berkebutuhan khusus. Kami berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan sebagai dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” ujar Cahaya.

Ia berharap semakin banyak perusahaan, komunitas, dan lembaga yang ikut terlibat dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, sehingga seluruh anak Indonesia, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, berkarya, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika
Jalan Sehat Meriah di Kelapa Dua, Wabup Intan: Jangan Lupa Borong Produk UMKM
Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja
Polsek Pasar Kemis Tertibkan Truk Parkir di Bahu Jalan, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Pembiaran
Bupati Maesyal Rasyid Wisuda 132 Bayi Penerima ASI Eksklusif, Tegaskan Komitmen Cegah Stunting
Wabup Intan Tinjau Lokasi TPS3R, Pemkab Tangerang Percepat Pengurangan Sampah TPA Jatiwaringin
Bosan Anak Kecanduan Gadget? Pemkab Tangerang Ajak Generasi Muda Kembali ke Permainan Tradisional

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Jalan Sehat Meriah di Kelapa Dua, Wabup Intan: Jangan Lupa Borong Produk UMKM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Polsek Pasar Kemis Tertibkan Truk Parkir di Bahu Jalan, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Pembiaran

Berita Terbaru