Dukung Tim Favorit Tanpa Taruhan, Polda Banten Kampanyekan Stop Judi Bola Online

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | sorotbanten.id – Polda Banten kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik judi online, khususnya judi bola yang kerap meningkat saat berlangsungnya kompetisi sepak bola berskala internasional. Masyarakat diminta mendukung tim favorit dengan menjunjung tinggi sportivitas, bukan melalui taruhan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menegaskan bahwa judi bola bukanlah cara cepat untuk mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, aktivitas tersebut justru berpotensi menimbulkan berbagai kerugian, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun hukum.

“Jangan jadikan ajang sepak bola sebagai alasan untuk berjudi. Dukung tim favorit dengan semangat sportivitas, bukan dengan taruhan. Judi hanya akan membawa kerugian dan berpotensi merusak masa depan,” ujar Maruli, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga :  Momentum Idul Adha 1447 H, DPC KWRI Kabupaten Tangerang Perkuat Solidaritas Lewat Kurban

Menurutnya, praktik judi bola dapat memicu berbagai persoalan serius. Selain menguras kondisi finansial, kecanduan berjudi juga berpotensi merusak hubungan dengan keluarga, lingkungan sosial, hingga memengaruhi kesehatan mental pelakunya.

“Praktik judi bola dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerugian finansial karena uang habis untuk berjudi, rusaknya hubungan dengan keluarga dan lingkungan, hingga gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Selain itu, judi juga dapat menghambat masa depan serta berpotensi menjerat pelakunya ke proses hukum,” jelasnya.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Pembangunan, Ini Pesan Bupati Tangerang

Polda Banten juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak mudah tergiur dengan promosi maupun iming-iming keuntungan instan yang kerap ditawarkan oleh situs judi online.

Maruli menegaskan, olahraga seharusnya menjadi sarana hiburan, pemersatu, dan mempererat persaudaraan, bukan dimanfaatkan sebagai ajang perjudian yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Mari bersama-sama katakan tidak pada judi bola. Isi waktu dengan kegiatan yang positif, dukung tim kesayangan secara sehat, dan jadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan sebagai ajang perjudian,” pungkasnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Polda Banten Gelar Bakti Kesehatan di Bayah, Warga Bisa Cek Gula dan Kolesterol Gratis
Wabup Intan Tegaskan Dunia Usaha Tak Boleh Cuma Kejar Untung, Limbah Domestik Wajib Dikelola
Bupati Maesyal Buka POR Pegawai 2026: Menang Kalah Biasa, Kekompakan dan Pelayanan Publik yang Utama
Berhenti Kerja Berujung Kekerasan, Lima Pria Ditangkap Polresta Tangerang
Tak Perlu ke Kantor Polisi, SIM Keliling Kabupaten Tangerang Buka di 2 Titik Hari Ini
Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah, Samsat Cikarang Utara Perluas Akses Layanan Warga
Legenda Timnas Turun ke Lapangan, 86 Pesepak Bola Cilik Tangerang Digembleng di Coaching Clinic Sobat FC
HUT RI ke-81, Bupati Maesyal Puji Kompetisi Sepak Bola Antar-RT Rancabuaya

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Polda Banten Gelar Bakti Kesehatan di Bayah, Warga Bisa Cek Gula dan Kolesterol Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Wabup Intan Tegaskan Dunia Usaha Tak Boleh Cuma Kejar Untung, Limbah Domestik Wajib Dikelola

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Bupati Maesyal Buka POR Pegawai 2026: Menang Kalah Biasa, Kekompakan dan Pelayanan Publik yang Utama

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Berhenti Kerja Berujung Kekerasan, Lima Pria Ditangkap Polresta Tangerang

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Tak Perlu ke Kantor Polisi, SIM Keliling Kabupaten Tangerang Buka di 2 Titik Hari Ini

Berita Terbaru