Rakernis Ditpamobvit, Kapolda Tekankan Pengamanan Objek Vital

Rabu, 22 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | sorotbanten.id – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Banten menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah memperkuat strategi pengamanan objek vital nasional di wilayah Banten.

Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Ditpamobvit Polda Banten dalam Pemeliharaan Kamtibmas Guna Mendukung Asta Cita” tersebut berlangsung di Hotel Aston Serang, Rabu (22/7/2026).

Rakernis dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan dihadiri para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Dinas Perindustrian Provinsi Banten, para Kapolsek yang membawahi wilayah objek vital nasional, serta seluruh peserta Rakernis Ditpamobvit.

Dalam arahannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa Rakernis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyatukan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan tugas, sekaligus merumuskan langkah-langkah inovatif dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin dinamis.

Baca Juga :  Polda Banten Bahas Penertiban Truk Tambang, Pelanggar Jam Operasional Siap Ditindak

“Rakernis ini menjadi momentum penting untuk menyamakan arah kebijakan, memperkuat koordinasi, serta menghasilkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas pengamanan objek vital,” ujar Kapolda.

Menurutnya, posisi Provinsi Banten sebagai pintu gerbang utama Pulau Jawa dan Sumatera menjadikan wilayah ini memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. Keberadaan kawasan industri, pelabuhan, pembangkit listrik, hingga berbagai objek vital nasional membutuhkan sistem pengamanan yang profesional dan berkelanjutan.

Kapolda menilai, stabilitas keamanan di kawasan objek vital memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran investasi, aktivitas ekonomi, dan pembangunan nasional. Karena itu, pengamanan harus terus diperkuat melalui pendekatan berbasis analisis risiko, pemanfaatan teknologi modern, serta peningkatan kemampuan personel dalam mendeteksi dan merespons setiap potensi gangguan secara cepat.

“Sinergi antara kepolisian, pengelola objek vital, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini,” jelasnya.

Baca Juga :  Polda Banten Tegaskan Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan saat ini semakin kompleks, mulai dari ancaman siber, potensi sabotase, bencana alam, hingga dinamika sosial yang dapat berdampak terhadap keamanan objek vital. Oleh sebab itu, sistem pengamanan harus mampu bertransformasi dari sekadar responsif menjadi lebih preventif melalui deteksi dini dan manajemen risiko yang efektif.

Menutup arahannya, Kapolda Banten mengajak seluruh peserta Rakernis memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat kapasitas, berbagi pengalaman, serta menyusun rekomendasi strategis yang dapat diterapkan di lapangan.

“Keamanan objek vital bukan hanya menjaga aset negara dan dunia usaha, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Saya berharap Ditpamobvit Polda Banten semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan di masa depan,” pungkasnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika
Jalan Sehat Meriah di Kelapa Dua, Wabup Intan: Jangan Lupa Borong Produk UMKM
Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja
Polsek Pasar Kemis Tertibkan Truk Parkir di Bahu Jalan, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Pembiaran
Bupati Maesyal Rasyid Wisuda 132 Bayi Penerima ASI Eksklusif, Tegaskan Komitmen Cegah Stunting
Wabup Intan Tinjau Lokasi TPS3R, Pemkab Tangerang Percepat Pengurangan Sampah TPA Jatiwaringin
Bosan Anak Kecanduan Gadget? Pemkab Tangerang Ajak Generasi Muda Kembali ke Permainan Tradisional

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bupati Maesyal Dampingi Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Curug

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Hadapi Era AI, Wabup Intan Minta Mahasiswa Tangerang Tak Kehilangan Karakter dan Etika

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Jalan Sehat Meriah di Kelapa Dua, Wabup Intan: Jangan Lupa Borong Produk UMKM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ditreskrimum Polda Banten Tetapkan Dua Tersangka Kasus Aksi Anarkis dan Penghasutan di Balaraja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Polsek Pasar Kemis Tertibkan Truk Parkir di Bahu Jalan, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Pembiaran

Berita Terbaru