Tangerang | sorotbanten.id – Sebanyak 22 Jembatan Merah Putih dibangun melalui kolaborasi TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan pihak swasta untuk membuka akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kamis (13/8/2026).
Maesyal mengapresiasi sinergi TNI dan Polri yang ikut membangun infrastruktur penghubung bagi masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kolaborasi TNI, Polri dalam program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi maupun Jembatan Garuda Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.
Ia menjelaskan, dari total 22 jembatan yang dibangun, sebanyak 8 jembatan dikerjakan TNI dan 14 jembatan dibangun Polri. Pembangunan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pihak pengusaha.
“Jembatan untuk kepentingan masyarakat ini dilaksanakan oleh TNI ada 8 tempat, yang dibangun Polri ada 14. Jadi totalnya jumlahnya adalah 22 yang dibangun di Kabupaten Tangerang, berkolaborasi antara TNI, Polri dengan pemda dan juga pihak pengusaha,” ungkapnya.
Menurut Maesyal, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses antardesa, antarkecamatan hingga wilayah antarkabupaten.
Ia berharap semakin baiknya akses transportasi dapat mempercepat berbagai aktivitas masyarakat dan memberikan dampak terhadap perekonomian.
“Mudah-mudahan dengan percepatan akses ini akan juga mempercepat urusan-urusan warga, memperlancar roda perekonomian dan juga InsyaAllah ketahanan pangannya juga semakin meningkat,” katanya.
Maesyal menilai kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah bersama TNI dan Polri dapat hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia pun meminta warga ikut menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Mari sama-sama kita jaga, kita pelihara agar jembatan ini bisa tahan lama dan manfaatnya bisa berkelanjutan,” imbaunya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada menjelaskan, dari 14 jembatan yang menjadi bagian pembangunan oleh Polri di Kabupaten Tangerang, sebanyak tiga jembatan telah rampung.
Ketiga jembatan tersebut berada di wilayah Pasar Kemis, Balaraja dan Mauk. Pembangunan berlangsung sekitar tiga bulan dan kini siap diresmikan.
“Di Kabupaten Tangerang ini, kami melakukan pembangunan sebanyak 14 jembatan, yang mana 3 jembatan di Pasar Kemis, Balaraja dan Kecamatan Mauk, alhamdulillah telah diselesaikan dengan baik selama kurang lebih 3 bulan dan siap diresmikan,” jelas Indra.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud kehadiran TNI dan Polri dalam memberikan pelayanan sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.
Khusus Jembatan Garuda Merah Putih yang diresmikan di Desa Pangadegan, sekitar 502 kepala keluarga atau sekitar 2.000 warga disebut akan merasakan langsung manfaat keberadaan jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, di lokasi kita berdiri ini, kurang lebih sebanyak 502 KK dan sekitar 2 ribu masyarakat yang ada di sini bisa menikmati manfaat jembatan yang kita resmikan pada kesempatan siang hari ini,” ujarnya.
Indra juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang, jajaran Forkopimda, para pengusaha dan masyarakat yang turut mendukung pembangunan Jembatan Merah Putih.
Editor : Andi Saputra










