Kapolda Banten Pimpin Rakor Penertiban Truk Tambang ODOL, Pelanggar Jam Operasional Bakal Ditindak Tegas

- Writer

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | sorotbanten.id – Irjen Pol Hengki memimpin rapat koordinasi terkait pembatasan jam operasional kendaraan angkutan tambang mineral bukan logam dan batuan di wilayah hukum Polda Banten, Selasa (12/5/2026). Rapat berlangsung di Ruang Crisis Center Polda Banten dan dihadiri jajaran kepolisian serta perwakilan OPD Provinsi Banten.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Kasatlantas, Kabagbinopsnal, Kasubditgakkum Ditlantas Polda Banten, hingga perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Banten.

Dalam arahannya, Kapolda Banten menegaskan seluruh jajaran lalu lintas diminta melakukan pengawasan dan penindakan secara konsisten terhadap kendaraan angkutan tambang yang masih beroperasi di luar jam operasional yang telah ditetapkan.

“Kepada seluruh Kasatlantas jajaran agar melaksanakan pengawasan dan penindakan secara konsisten dan berkelanjutan terhadap kendaraan angkutan tambang yang beroperasi di luar jam operasional,” tegas Hengki.

Ia juga menekankan bahwa proses penertiban di lapangan akan mendapat dukungan personel Sabhara guna mengantisipasi gangguan keamanan maupun potensi perlawanan saat pelaksanaan penindakan.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Siagakan Puluhan Personel Amankan Nobar Persija vs Persib

Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya keterlibatan perusahaan tambang dan pemilik usaha galian C dalam menjaga ketertiban kendaraan angkutan material tambang.

“Kami akan mengumpulkan para pengusaha tambang dan pemilik usaha batu agar ikut membantu menjaga ketertiban. Jangan hanya menjual material, tetapi juga mengatur jadwal kendaraan angkut agar tidak melanggar jam operasional,” ujarnya.

Kapolda juga memastikan kendaraan yang beroperasi di luar jam operasional, tidak layak jalan, mati KIR, tidak menggunakan pelat nomor, maupun tidak memenuhi syarat teknis akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Arief Kurniawan menyampaikan bahwa kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) masih menjadi salah satu penyebab kemacetan, kerusakan jalan, hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, dalam pelaksanaan penertiban di lapangan, petugas masih menemukan berbagai kendala seperti kendaraan yang sengaja memblokir jalan, sopir meninggalkan kendaraan, hingga parkir sembarangan saat dilakukan penindakan.

Baca Juga :  Kapolres Lebak Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 di Kalanganyar

“Meski demikian, jajaran Ditlantas Polda Banten terus melakukan sosialisasi dan penegakan hukum baik melalui tilang manual maupun sistem ETLE terhadap kendaraan pelanggar. Selain itu banyak kendaraan yang awalnya sesuai spesifikasi pabrikan namun dimodifikasi sehingga kapasitas muatan melebihi ketentuan,” jelas Arief.

Dalam rapat tersebut, perwakilan OPD terkait menjelaskan bahwa kewenangan perizinan angkutan disesuaikan dengan wilayah operasional kendaraan. Jika lintas operasional mencakup antarprovinsi menjadi kewenangan kementerian, sedangkan operasional dalam satu provinsi menjadi kewenangan gubernur.

OPD Provinsi Banten juga mengungkapkan bahwa aturan jam operasional kendaraan angkutan sebenarnya telah diterapkan, namun di lapangan masih ditemukan aktivitas pengangkutan di luar ketentuan. Untuk mendukung penertiban, pihaknya telah menerbitkan surat edaran terkait penyediaan lokasi parkir bagi kendaraan angkutan.

Dalam rakor tersebut, seluruh instansi terkait sepakat memperkuat penertiban kendaraan ODOL secara terpadu melalui pendataan kendaraan angkutan dan perusahaan tambang, pengawasan uji KIR, peningkatan patroli jalur distribusi material tambang, hingga penegakan hukum secara tegas dan terukur.

Editor : Andi Saputra

Follow WhatsApp Channel sorotbanten.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Lebak Amankan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu di 8 Desa
Viral Video Provokatif di Medsos, Pria Asal Sukadiri Diamankan Polsek Mauk
Pastikan Jagung Hibrida Tumbuh Optimal, Kapolsek Cimarga Turun Langsung Cek Lahan Petani di Jayasari
Polresta Tangerang Resmikan SPPG Banggalawa Tantya di Rajeg
Kapolres Lebak Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 di Kalanganyar
Kapolres Lebak Resmi Buka Event Kapolres Cup E-Sport Competition 2026 Mobile Legends
Bupati Maesyal Sidak Tempat Hiburan Malam Ilegal, Pengelola Dipaksa Tutup dan Siap Diproses Hukum
Polda Banten Bahas Penertiban Truk Tambang, Pelanggar Jam Operasional Siap Ditindak
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:43 WIB

Polres Lebak Amankan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu di 8 Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:36 WIB

Viral Video Provokatif di Medsos, Pria Asal Sukadiri Diamankan Polsek Mauk

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:20 WIB

Pastikan Jagung Hibrida Tumbuh Optimal, Kapolsek Cimarga Turun Langsung Cek Lahan Petani di Jayasari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:39 WIB

Polresta Tangerang Resmikan SPPG Banggalawa Tantya di Rajeg

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:02 WIB

Kapolres Lebak Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 di Kalanganyar

Berita Terbaru