Tangerang | sorotbanten.id – Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, menjadi saksi lahirnya semangat baru bagi perkembangan sepak bola putri di Banten. Turnamen KD PERTIWI Cup 1 yang digelar selama dua hari resmi ditutup pada Minggu (14/6/2026) dengan suasana meriah, penuh antusiasme, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Ajang perdana yang khusus diperuntukkan bagi pesepak bola putri ini tidak hanya menghadirkan pertandingan kompetitif, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan olahraga perempuan di Kabupaten Tangerang.
Ketua Panitia KD PERTIWI Cup 1, Alfan Witular, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, yang dinilai konsisten melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua hingga menjadi fasilitas olahraga yang representatif bagi masyarakat.
“Stadion ini kini hadir dengan baik dan representatif sebagai sarana olahraga terpadu dengan fasilitas yang layak. Masyarakat Kelapa Dua dapat menikmati dan memanfaatkannya dengan nyaman,” ujar Alfan.
Partai final yang berlangsung sengit menghasilkan Tangsel Women sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang trofi, medali, serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta. Sementara posisi runner-up diraih Tangsel City yang memperoleh trofi, medali, dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta.
Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, yang hadir mewakili Bupati Tangerang.
“Kami atas nama Bupati Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini berjalan sukses dan lancar,” kata Dadang.
Acara penutupan turut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, mulai dari Ketua KOK, Sekretaris Kecamatan Kelapa Dua Dwi Chandra, Ketua Karang Taruna, Ketua Pemuda Pancasila, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Forum RW, para lurah se-Kecamatan Kelapa Dua, LPM, tenaga kesehatan Puskesmas, hingga PMI.
Menurut Alfan, keberhasilan KD PERTIWI Cup 1 tidak lepas dari semangat gotong royong yang dibangun sejak awal penyelenggaraan. Berbagai elemen mulai dari sponsor, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, Dinas Kesehatan, pelaku usaha lokal hingga tim panitia bekerja sama demi menyukseskan event tersebut.
“Ini adalah bukti bahwa kolaborasi masyarakat mampu melahirkan kegiatan positif yang berdampak besar. Terima kasih kepada Pemkab Tangerang dan Bupati Maesyal Rasyid yang telah menghadirkan Stadion Mini Kelapa Dua dengan fasilitas yang memadai untuk berbagai aktivitas olahraga masyarakat,” tegasnya.
Lebih dari sekadar turnamen, KD PERTIWI Cup 1 membawa misi besar untuk mencari dan membina talenta-talenta muda sepak bola putri yang selama ini masih minim ruang kompetisi, khususnya di wilayah Banten.
Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Kelapa Dua menyebut turnamen ini menjadi langkah nyata dalam menjawab keterbatasan wadah pembinaan pemain putri sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berbakat dari Kabupaten Tangerang.
Antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak menjadi indikator bahwa sepak bola putri memiliki masa depan cerah. Sejumlah atlet potensial bahkan turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Febri Arum dari Tangsel Women yang pernah berlaga di Gothia Cup U-13 serta pemain Putri Tangerang City asal Kampung Gawir, Bencongan, yang kini telah menembus Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia.
Pelatih SSB Tunas Cipta Bojong Nangka, Zulhandikar, yang dikenal berhasil mencetak pemain putri hingga level nasional, mengaku bangga dengan terselenggaranya KD PERTIWI Cup 1.
“Kami sangat bangga dengan hadirnya turnamen ini. Semoga ke depan semakin banyak kompetisi serupa sehingga Kabupaten Tangerang terus melahirkan pemain sepak bola putri profesional yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua RW 04 Bencongan, Sutarjo Tarigan. Menurutnya, keberhasilan KD PERTIWI Cup 1 membuktikan bahwa masyarakat Kelapa Dua mampu menghadirkan event olahraga berkualitas dengan dampak positif yang luas.
“Sukses dan keren. KD PERTIWI Cup 1 menjadi bukti bahwa warga mampu menyelenggarakan event berkelas yang membanggakan daerah,” katanya.
Penulis : Asep Munajat
Editor : Andi Saputra











