Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi, Kolaborasi Lintas Sektor Diperketat

Selasa, 19 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya penyelamatan ibu dan bayi baru lahir dengan menggelar kegiatan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Hotel Vega, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui penguatan kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tirmizi mengatakan, forum tersebut mempertemukan seluruh pihak terkait mulai dari manajemen rumah sakit, kepala Puskesmas, BPJS Kesehatan hingga organisasi profesi untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk percepatan menekan angka kematian ibu dan bayi,” ujar Hendra.

Baca Juga :  Gerak Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Panongan Meriah, Wabup Intan: Jangan Hanya Kompak Saat Perayaan

Menurutnya, tim tersebut memiliki fungsi strategis dalam memberikan masukan sekaligus melakukan tinjauan atau review terhadap berbagai penanganan yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Hasil evaluasi itu nantinya akan menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun langkah penanganan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Tim ini memiliki fungsi strategis untuk memberikan masukan serta melakukan tinjauan mendalam terhadap kegiatan penanganan pada tahun-tahun sebelumnya, yang nantinya akan dijadikan dasar evaluasi bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun langkah penanganan yang lebih efektif,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang juga telah menjalankan berbagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Siapkan 150 Asrama Pesantren, Target 2027 Tembus Seribu Lebih

Upaya tersebut meliputi pembangunan sistem rujukan yang terintegrasi, penyuluhan intensif kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala, hingga penguatan kapasitas dan mutu tenaga kesehatan di Puskesmas maupun rumah sakit.

Selain itu, peningkatan koordinasi antar fasilitas layanan kesehatan juga terus diperkuat agar penanganan terhadap ibu hamil berisiko tinggi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Meskipun angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tangerang saat ini sudah berada di bawah rata-rata angka nasional, kami tetap berkomitmen penuh untuk terus menurunkannya agar lebih rendah dari capaian tahun 2025,” pungkas Hendra.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Kapolsek Tigaraksa Perkuat Sinergi dengan Pemdes Cisereh, Kamtibmas Jadi Fokus
Wabup Intan Tegaskan Kanvas Gemilang 2026 Harus Hasilkan Inovasi yang Bisa Diterapkan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional

Berita Terbaru