Bupati Maesyal Letakkan Batu Pertama Museum Raden Aria Wangsakara

Jumat, 11 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang| sorotbanten.idBupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meletakkan batu pertama pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara, Jumat (11/9/2026).

Maesyal mengatakan, pembangunan museum tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi menjadi bagian dari upaya Pemkab Tangerang menjaga sejarah, merawat warisan budaya dan menanamkan nilai perjuangan kepada generasi penerus.

“Pembangunan museum ini bukan sekadar pembangunan sebuah gedung. Lebih dari itu, museum ini merupakan ikhtiar kita untuk menjaga ingatan sejarah, merawat warisan budaya, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi yang akan datang,” ujar Maesyal.

Menurutnya, Raden Aria Wangsakara merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Tangerang. Semangat perjuangan, keberanian dan keteladanannya dinilai perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Bapenda Kabupaten Tangerang Lantik 10 Jurusita Pajak Daerah, Perkuat Penegakan Hukum dan Optimalisasi PAD

Maesyal berharap museum tersebut nantinya menjadi ruang edukasi yang membuat masyarakat, khususnya generasi muda, lebih mengenal sejarah daerahnya. Sejarah, kata dia, tidak hanya dipelajari melalui buku, tetapi juga dapat dipahami melalui peninggalan dan narasi yang dihadirkan di museum.

“Kita ingin generasi muda Tangerang tumbuh sebagai generasi yang maju dan berdaya saing, namun tetap mengenal akar sejarah dan menghargai jasa para pendahulunya,” katanya.

Ia menegaskan pembangunan museum merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tangerang dalam memperkuat karakter, kebudayaan dan jati diri masyarakat, di samping pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  Wabup Tangerang Resmikan Posbakum di Tigaraksa, Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Desa dan Kelurahan

Maesyal juga mengajak keluarga besar Raden Aria Wangsakara, budayawan, sejarawan, akademisi, dunia pendidikan serta masyarakat ikut mendukung pengembangan museum tersebut.

“Semoga pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara berjalan lancar, selesai tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia berharap museum tersebut tidak berhenti sebagai tempat penyimpanan sejarah, tetapi berkembang menjadi pusat pembelajaran sekaligus sumber inspirasi bagi generasi mendatang.

“Mari kita jadikan museum ini sebagai rumah bagi sejarah, ruang bagi pendidikan, dan sumber inspirasi bagi generasi masa depan,” tuturnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Kapolsek Tigaraksa Perkuat Sinergi dengan Pemdes Cisereh, Kamtibmas Jadi Fokus
Wabup Intan Tegaskan Kanvas Gemilang 2026 Harus Hasilkan Inovasi yang Bisa Diterapkan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional

Berita Terbaru