Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Andra Soni Minta Warga Waspada dan Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serang | sorotbanten.idPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus Level III (Siaga). Erupsi yang tengah berlangsung menyebabkan abu vulkanik terbawa angin hingga ke sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat.

​Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung api, untuk memantau sebaran abu vulkanik dan memastikan langkah mitigasi berjalan tepat.

​”Berdasarkan pantauan kami bersama PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), arah angin saat ini membawa abu vulkanik menuju wilayah Banten dan Jawa Barat. Kami terus memonitor perkembangannya,” ujar Gubernur Andra di Kota Serang, Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga :  Bea Cukai Banten Sikat Jaringan Rokok Ilegal, 8,2 Juta Batang Disita di Merak

​Gubernur Andra mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia secara khusus meminta warga yang bermukim di wilayah terdampak abu vulkanik untuk mengenakan pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.

​”Karena ada sebaran abu, kami mohon kepada masyarakat di daerah terdampak untuk memakai masker saat keluar rumah demi menjaga kesehatan,” katanya.

​Berdasarkan laporan terbaru Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 5 September 2026, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Erupsi terus terjadi disertai lontaran material vulkanik, pancaran lava (lava fountain), suara gemuruh, serta hujan abu.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Siaga, Bupati Maesyal Perkuat Kesiapsiagaan Kabupaten Tangerang

​Terkait kondisi tersebut, Gubernur menegaskan agar warga mematuhi rekomendasi keselamatan dari Badan Geologi. Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun nelayan dilarang keras mendekati atau beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

​Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung juga diminta untuk tetap tenang dan mematuhi arahan BPBD setempat. Selain itu, Andra mengingatkan warga agar tidak mudah termakan berita bohong (hoaks).

​”Diharapkan masyarakat hanya memercayai dan mencari informasi dari media atau sumber resmi pemerintah,” tegas Gubernur Andra.

​Gubernur Andra memastikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik ini. “Kita berdoa, semoga semua baik-baik saja,” pungkasnya.

Penulis : Dase Abdul Rohim

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru