Satresnarkoba Polresta Tangerang Bongkar Jaringan Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Tramadol dan Hexymer Disita

Selasa, 26 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id — Peredaran obat keras daftar G di wilayah Kabupaten Tangerang kembali marak. Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang berhasil membongkar dua kasus peredaran obat keras ilegal dan mengamankan enam orang tersangka beserta ribuan butir obat siap edar.

Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan, pengungkapan pertama dilakukan pada Senin (18/5/2026) di wilayah Sepatan.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial M yang diduga sebagai pengedar obat keras ilegal.

“Dari tangan tersangka M, petugas menemukan 483 butir tramadol dan 292 butir hexymer yang telah dikemas dalam 73 plastik klip kecil,” ujar Kombes Pol Indra Waspada, Selasa (26/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya berinisial A, JS, dan H di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Pondok Rejeki, Pasar Kemis.

Baca Juga :  Wabup Intan: Karakter Anak Tak Bisa Diunduh dari Internet, Harus Dibentuk dari Keluarga

“Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 1.100 butir tramadol,” katanya.

Secara keseluruhan, dalam pengungkapan kasus pertama polisi berhasil menyita 1.583 butir tramadol, 292 butir hexymer, uang tunai Rp1,5 juta serta empat unit telepon genggam milik para tersangka.

Tak berhenti sampai di situ, Satresnarkoba Polresta Tangerang kembali melakukan pengembangan hingga bergerak ke wilayah Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga.

Dalam operasi lanjutan tersebut, polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial I dengan barang bukti 550 butir tramadol.

“Dalam operasi tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial I dengan barang bukti 550 butir tramadol,” jelasnya.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka di kawasan Teluknaga dan menemukan ribuan butir obat keras lainnya yang diduga siap diedarkan.

Dari lokasi tersebut, polisi menyita 5.150 butir tramadol dan 2.000 butir hexymer. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka I mengaku memperoleh pasokan obat dari pria berinisial FM yang kemudian berhasil diringkus di wilayah Neglasari, Kota Tangerang.

Baca Juga :  Jelang HUT RI ke-81, Polsek Tigaraksa dan Forkopimcam Tabur Bunga di Makam Buyut Keramat Kimaslaeng

Namun, rantai peredaran obat keras ilegal itu ternyata belum terputus. Tersangka FM mengaku mendapatkan pasokan dari seorang pria berinisial T yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

“Total barang bukti yang diamankan dalam kasus kedua yakni 5.710 butir tramadol, 2.000 butir hexymer serta sejumlah telepon genggam milik tersangka,” beber Indra Waspada.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru