Tangerang | sorotbanten.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Angkatan IV dan V jenjang SD dan SMP yang digelar di Ruang Rapat Cituis, Rabu (13/05/2026).
Penutupan pelatihan tersebut menjadi bagian dari langkah serius Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi digital di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa Pemkab Tangerang berkomitmen meningkatkan kapasitas para tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya di bidang koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
“Kita ingin memastikan bahwa para pendidik kita siap menghadapi era digital dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran,” ujar Intan.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat kelulusan berdasarkan hasil evaluasi dari pihak penyelenggara.
Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing untuk menciptakan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif dan modern.
“Semoga ilmu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar berbasis koding dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif di sekolah masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh 90 guru SD dan SMP di lingkungan Pemkab Tangerang.
Peserta terdiri dari guru mata pelajaran TIK, Matematika, IPA tingkat SMP, serta guru kelas 4 dan 5 tingkat SD. Kegiatan berlangsung sejak 5 hingga 13 Mei 2026 dengan metode blended learning atau kombinasi pembelajaran tatap muka dan daring.
Pelatihan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan BPSDM dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten.
“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para alumni dapat mengimplementasikan ilmu koding dan kecerdasan artifisial di unit kerja masing-masing guna meningkatkan literasi digital dan inovasi pembelajaran,” jelas Beni.
Ia menambahkan, total durasi pelatihan mencapai 61 jam pelajaran yang meliputi teori, praktik hingga evaluasi akhir. Berdasarkan hasil penilaian, seluruh peserta dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat.
“Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta sebanyak 90 orang dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para peserta terbaik dari masing-masing angkatan. Untuk Angkatan IV, peringkat pertama diraih Siti Suhami, disusul Putik Nusa Indah, S.Pd., dan Siti Marfiah, S.Pd. Sedangkan Angkatan V, posisi terbaik diraih Cut Rika Dinantiar, M.Pd., diikuti Leli Mulawati, S.Pd., dan Siti Aisyah, S.Pd., Ing.
Penulis : Asep Munajat
Editor : Andi Saputra









