Warteksi Gemilang di Panongan Diserbu Warga, Beras Premium 2 Kg Cuma Rp7.000

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menggelar Warung Tekan Inflasi (Warteksi) Gemilang Triwulan III Tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Program tersebut dipantau langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di wilayah Kecamatan Panongan, Selasa (15/9/2026). Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama karena sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga jauh di bawah harga pasar.

Bupati Maesyal mengatakan, Warteksi merupakan program rutin Pemkab Tangerang yang dilaksanakan empat kali dalam setahun. Tingginya minat masyarakat bahkan mendorong munculnya aspirasi agar pelaksanaan Warteksi diperbanyak.

“Alhamdulillah, kami bersama Pak Asisten II, kepala dinas, staf ahli, camat, bahkan lurah hadir untuk melaksanakan program tahunan Warteksi. Kita laksanakan empat kali dalam setahun dan tadi ada keinginan dari masyarakat supaya ditambah porsinya,” ujar Maesyal.

Pada Warteksi Triwulan III, Pemkab Tangerang menyediakan delapan komoditas kebutuhan pokok dengan harga subsidi, yakni:

  • Beras premium 2 kilogram: Rp7.000
  • Gula pasir: Rp12.000
  • Minyak goreng: Rp13.500
  • Bawang merah: Rp20.000
  • Bawang putih: Rp20.000
  • Cabai merah keriting: Rp25.000
  • Cabai rawit merah: Rp50.000
  • Cabai rawit hijau: Rp30.000
Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Pembangunan, Ini Pesan Bupati Tangerang

Harga beras menjadi salah satu yang paling mencolok. Menurut Maesyal, beras premium sebanyak 2 kilogram yang di pasaran berada di kisaran Rp30.200 dapat diperoleh masyarakat melalui Warteksi hanya dengan Rp7.000.

“Beras premium 2 kilo yang harusnya dibeli masyarakat di pasaran Rp30.200, di sini hanya Rp7.000. Alhamdulillah, dengan program Warteksi ini bisa meringankan beban masyarakat,” katanya.

Maesyal menegaskan, pemerintah daerah tidak menutup kemungkinan menambah jenis komoditas pada pelaksanaan Warteksi berikutnya.

Menurutnya, kebutuhan seperti telur dan ayam potong dapat menjadi alternatif komoditas yang disediakan apabila memungkinkan secara anggaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Nanti kita usahakan di Triwulan IV bisa lebih bervariasi jenis kebutuhan pokok yang dijual oleh Warteksi ini. Mudah-mudahan bisa berjalan sampai akhir tahun dan tahun berikutnya kita usahakan bisa bertambah sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wabup Intan Tinjau Lokasi TPS3R, Pemkab Tangerang Percepat Pengurangan Sampah TPA Jatiwaringin

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, mengatakan Warteksi Triwulan III dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Panongan dan Gerai Tangerang Gemilang.

Menurut Resmiyati, tingginya antusiasme warga tidak terlepas dari besarnya subsidi yang diberikan pemerintah daerah terhadap sejumlah komoditas.

“Antusias warga luar biasa. Masing-masing harga ini subsidi dari pemerintah daerah bervariasi, tapi cukup besar. Seperti beras premium cukup dibayar Rp3.500 per kilo, kami jual di sini 2 kilo, jadi cukup dibayar masyarakat Rp7.000 saja,” jelasnya.

Resmiyati menambahkan, Warteksi bukan sekadar kegiatan penjualan bahan pangan murah. Program tersebut merupakan bagian dari strategi Pemkab Tangerang dalam mengendalikan inflasi daerah, menjaga kestabilan harga, dan mempertahankan daya beli masyarakat.

“Harapannya adalah yang pertama terjadi kestabilan harga. Tujuannya menjaga inflasi, sehingga harga tetap stabil dan terjangkau serta daya beli masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Kapolsek Tigaraksa Perkuat Sinergi dengan Pemdes Cisereh, Kamtibmas Jadi Fokus
Wabup Intan Tegaskan Kanvas Gemilang 2026 Harus Hasilkan Inovasi yang Bisa Diterapkan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional

Berita Terbaru