Kota Tangerang | sorotbanten.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam memperluas akses dan mempercepat penyerapan tenaga kerja melalui program yang berpihak kepada masyarakat.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Gampang Kerja, yang menjadi bagian dari layanan unggulan Pemkot Tangerang melalui konsep 3G, yakni Gampang Kerja, Gampang Sembako, dan Gampang Sekolah.
Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker, Arnando Jujur Pardamean Siregar, mengatakan program Gampang Kerja sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.
Menurutnya, akses terhadap pekerjaan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pencari kerja yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi persyaratan formal tertentu.
“Apa yang dilaksanakan Pemkot Tangerang sudah selaras dan sejalan dengan visi program Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Ketenagakerjaan hingga tingkat daerah. Kemenaker memastikan setiap warga yang memenuhi syarat mendapatkan kesempatan kerja yang adil,” ujar Arnando.
Arnando juga mengapresiasi inovasi Job Fair Online yang secara rutin diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam proses pencarian kerja menjadi langkah progresif karena dapat mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih mudah dan efisien.
Untuk memperluas peluang tersebut, Kemenaker mendorong agar sistem pencarian kerja digital milik Pemkot Tangerang dapat diintegrasikan dengan Pusat Pasar Kerja (PaskerID) milik Kemenaker.
“Melalui integrasi dengan Pusat Pasar Kerja Kemenaker, warga Kota Tangerang tidak hanya terbatas pada peluang karier di dalam daerah. Mereka juga bisa mengakses berbagai kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan keahlian dan kompetensinya,” jelasnya.
Menurut Arnando, integrasi sistem tersebut dapat memperluas cakupan informasi lowongan pekerjaan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat dalam menentukan pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Ke depan, Kemenaker juga mendorong Pemkot Tangerang untuk terus mempersiapkan angkatan kerja sejak dini. Salah satunya melalui penguatan pelatihan vokasi dan perluasan program Magang Nasional dengan melibatkan perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Tangerang.
Arnando menilai kesiapan calon tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai dunia kerja, termasuk perlindungan pekerja serta hak dan kewajiban.
“Masyarakat perlu dibekali pengetahuan terkait perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta syarat kerja. Dengan begitu, saat masuk dunia kerja mereka tidak berangkat dari nol, tetapi benar-benar siap,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan dari jajaran Disnaker serta dukungan publikasi agar informasi mengenai peluang kerja dan program ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Editor : Andi Saputra










