Kabupaten Tangerang Optimistis Rebut Kembali Swasti Saba Padapa

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menyambut kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, pada Kamis (20/08/2026).

Verifikasi lapangan ini merupakan tahapan krusial bagi Kabupaten Tangerang untuk memastikan kelayakan daerah berdasarkan sembilan indikator tatanan sehat. Tujuan utama dari penilaian dan evaluasi ini adalah mempersiapkan Kabupaten Tangerang agar dapat kembali merebut penghargaan tertinggi di bidang kesehatan lingkungan, yakni Swasti Saba Padapa tingkat nasional.

Bupati Tangerang, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Yudiana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai dari tingkat provinsi maupun pusat.

Dalam sambutannya, ia berharap kehadiran tim verifikasi dapat memberikan masukan konstruktif untuk meningkatkan pencapaian Kabupaten Tangerang Sehat yang selama ini telah diupayakan secara maksimal oleh berbagai pihak.

“Kami sangat berterima kasih karena evaluasi ini memberikan pandangan yang lebih objektif terkait kelemahan dan kelebihan kinerja kita selama ini. Catatan kekurangan yang ditemukan akan segera kami perbaiki, dan kami sangat percaya tim pembina KKS kita dapat bekerja sesuai dengan amanat untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” ujarnya.

Baca Juga :  Ground Breaking Gedung 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan IGD Maternal dan Hemodialisa

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi KKS, Siti Maryam, menjelaskan bahwa metode penilaian lapangan tahun ini dilaksanakan dengan skema yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Tim verifikasi tidak langsung turun meninjau setiap lokus secara satu per satu, melainkan berfokus pada evaluasi pemaparan kelembagaan serta verifikasi kelengkapan dokumen dari kesembilan tatanan. Ia mengungkapkan kabar baik bahwa Kabupaten Tangerang telah sukses melampaui prasyarat utama untuk mengikuti tahapan bergengsi tingkat nasional ini.

“Syarat prasarana dasar Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan minimal 80 persen sudah terpenuhi, di mana pengakuan dari pusat mencatat Kabupaten Tangerang secara memuaskan sudah mencapai 86 persen,” paparnya.

Lebih lanjut, Ketua Tim Verifikasi merinci sejumlah capaian luar biasa yang berhasil diraih Pemkab Tangerang berdasarkan pemeriksaan dokumen sejauh ini. Kinerja Tim Pembina dan Forum KKS mencatat skor sempurna yakni 100%, disusul oleh nilai sangat tinggi pada Tatanan Penanggulangan Bencana (91,07%), Perlindungan Sosial (90,39%), serta Tatanan Sehat Mandiri (88,79%).

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Tangerang Ringkus Pengedar Obat Keras Ilegal di Sepatan, Ratusan Pil Berbagai Jenis Disita

“Terdapat catatan eskalasi pada beberapa sektor yang nilainya masih memerlukan pendalaman. Tatanan Pasar yang masih di angka 50%, Tatanan Perkantoran (68,18%), Tatanan Pariwisata (64,58%), dan Pokja (50%) diinstruksikan untuk segera melengkapi data bukti lapangan paling lambat pada tanggal 26 Agustus 2026,” ungkapnya.

Menanggapi hasil evaluasi yang komprehensif tersebut, Ketua Tim Tangerang Sehat, Yani Sutisna, secara singkat dan lugas menegaskan kesiapan timnya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi. Ia memastikan bahwa seluruh Kelompok Kerja dan instansi terkait akan langsung bergerak maraton untuk merampungkan kekurangan kelengkapan dokumen sebelum batas waktu akhir penyerahan.

“Melalui sinergi yang terus berlanjut antara pemerintah daerah, forum KKS, dan masyarakat, Pemkab Tangerang sangat optimis mampu menuntaskan seluruh perbaikan prasyarat. Terpenuhinya seluruh indikator KKS ini diharapkan tidak sekadar menjadi pijakan untuk mengembalikan piala Swasti Saba Padapa, melainkan pembuktian nyata akan hadirnya lingkungan yang bersih, aman, dan sehat bagi seluruh warga,” tutupnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Kapolsek Tigaraksa Perkuat Sinergi dengan Pemdes Cisereh, Kamtibmas Jadi Fokus
Wabup Intan Tegaskan Kanvas Gemilang 2026 Harus Hasilkan Inovasi yang Bisa Diterapkan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional

Berita Terbaru