Tangerang | sorotbanten.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai mempersiapkan arah pembangunan desa tahun 2026. Tak ingin perencanaan hanya menjadi dokumen administratif, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mengumpulkan seluruh aparatur desa untuk memastikan setiap program benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) serta Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan ini diikuti seluruh Sekretaris Desa serta Kepala Seksi Bina Pengawasan (Binwas) Kecamatan se-Kabupaten Tangerang. Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, berbasis data, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMPD Kabupaten Tangerang, Desy Natalia, menegaskan bahwa terdapat tiga aspek penting yang harus menjadi perhatian pemerintah desa dalam menyusun RKP Desa Tahun 2026.
Pertama, seluruh program wajib disusun berdasarkan data riil di lapangan agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Kedua, desa diminta memprioritaskan program penanggulangan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan sebagai fokus utama pembangunan. Ketiga, pelaksanaan Musrenbang Desa harus berlangsung secara transparan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Melalui Bimtek ini, para aparatur desa dibekali materi teknis mengenai penggunaan sistem aplikasi perencanaan digital terbaru,” ujar Desy.
Ia menjelaskan, penerapan sistem digital tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penyusunan dokumen perencanaan, meminimalkan kesalahan administrasi, sekaligus memastikan setiap usulan masyarakat tercatat dan diproses secara transparan serta akuntabel.
DPMPD optimistis, hasil Musrenbang Desa Tahun 2026 tidak hanya menjadi dokumen perencanaan semata, tetapi mampu melahirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa secara efektif dan tepat sasaran.
Penulis : Asep Munajat
Editor : Andi Saputra











