Wabup Intan Dorong Penguatan Pembangunan Keluarga, iBangga Tangerang Capai 62,2 Persen

Kamis, 10 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id – Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Kabupaten Tangerang tahun 2025 mencapai 62,2 persen atau masuk kategori berkembang. Namun, capaian tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama pada dimensi kebahagiaan yang berada di angka 49,8 persen.

Hal itu terungkap dalam Sosialisasi Hasil Evaluasi iBangga Kabupaten Tangerang yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di Vega Hotel Gading Serpong, Kamis (10/9/2026).

Selain kebahagiaan, dua dimensi lainnya mencatat capaian lebih tinggi, yakni ketenteraman 74,6 persen dan kemandirian 62,2 persen.

Wabup Intan menegaskan, hasil evaluasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai angka atau indikator kinerja, tetapi harus menjadi dasar pemerintah dalam memperbaiki kebijakan dan program pembangunan keluarga.

Baca Juga :  Jelang HUT RI ke-81, Polsek Tigaraksa dan Forkopimcam Tabur Bunga di Makam Buyut Keramat Kimaslaeng

“iBangga jangan hanya kita lihat sebagai angka atau indikator kinerja. Di balik setiap angka itu ada keluarga, ada orang tua, ada anak-anak dan ada masyarakat yang menjadi bagian penting dari masa depan Kabupaten Tangerang,” ujar Intan.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga. Pemkab Tangerang, kata dia, ingin membangun keluarga yang sehat, mandiri, harmonis dan bahagia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis, mengatakan hasil evaluasi iBangga perlu dikaji lebih lanjut untuk menentukan aspek yang harus diperkuat.

Baca Juga :  Bupati Maesyal Ajak Warga Amalkan Nilai-Nilai Kebangsaan

“Melalui evaluasi ini kita dapat mengetahui aspek yang sudah berkembang maupun aspek yang masih memerlukan penguatan,” jelas Muchlis.

Ia menekankan, pembangunan keluarga membutuhkan sinergi lintas sektor agar hasil evaluasi dapat diterjemahkan menjadi program yang tepat sasaran.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mendorong para kader PKK di tingkat kecamatan meneruskan hasil sosialisasi kepada masyarakat.

“Ilmu ini nantinya bisa kita sampaikan dan sosialisasikan kepada masyarakat di kecamatan masing-masing. Dengan begitu, apa yang kita dapatkan hari ini tidak berhenti di ruangan ini, tetapi bisa diterapkan dan memberikan manfaat di lapangan,” ujarnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Kapolsek Tigaraksa Perkuat Sinergi dengan Pemdes Cisereh, Kamtibmas Jadi Fokus
Wabup Intan Tegaskan Kanvas Gemilang 2026 Harus Hasilkan Inovasi yang Bisa Diterapkan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional

Berita Terbaru