SMAN 33 Kabupaten Tangerang Diresmikan, Maesyal Rasyid: Tak Ada Generasi Emas Tanpa Pendidikan

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperluas akses pendidikan menengah melalui pembangunan unit sekolah baru. Salah satunya Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 33 Kabupaten Tangerang di Kecamatan Sepatan yang resmi diresmikan, Senin (31/8/2026).

Peresmian tersebut dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Dalam kesempatan itu, Maesyal mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Banten dalam merespons kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

Menurut Bupati Maesyal, kehadiran SMAN 33 bukan sekadar menambah fasilitas pendidikan, tetapi menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kualitas akademik sekaligus karakter yang kuat.

“Dengan hadirnya sekolah baru ini, kita berharap akses masyarakat terhadap pendidikan menengah semakin dekat, mudah dan berkualitas,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia mengatakan, pembangunan sekolah baru tersebut sejalan dengan program prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

Maesyal menegaskan, pembangunan manusia tidak dapat dilepaskan dari keberadaan lembaga pendidikan yang berkualitas. Sekolah menjadi salah satu fondasi utama untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Tidak mungkin kita cetak generasi emas tanpa sekolah, tanpa pendidikan. Oleh karenanya, ini adalah hal yang sangat penting untuk kita mencetak generasi unggul,” tegasnya.

Baca Juga :  Api di TPA Jatiwaringin Mulai Terkendali, BNPB Kerahkan Dua Helikopter Water Bombing

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pihak sekolah, orang tua, dunia usaha dan dunia industri hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga serta mengembangkan SMAN 33 Kabupaten Tangerang.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar sekolah yang baru dibangun dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, maju dan inovatif serta mampu melahirkan generasi muda berprestasi.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan bahwa Pemprov Banten menargetkan pembangunan tujuh sekolah baru yang terdiri atas dua SMA, empat SMK dan satu Sekolah Khusus (SKh).

Menurut Andra, pembangunan sekolah baru merupakan bagian dari komitmen Pemprov Banten untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Tujuh sekolah tersebut ditargetkan memiliki daya tampung sekitar 1.356 peserta didik.

“Program pembangunan sekolah ini merupakan komitmen Pemprov Banten dalam memperluas akses pendidikan. Sekolah-sekolah ini memiliki daya tampung sekitar 1.356 peserta didik,” ungkap Andra Soni.

Ia menyebutkan, indikator partisipasi pendidikan menengah di Provinsi Banten juga menunjukkan peningkatan. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK sederajat meningkat dari 63,5 persen pada 2024 menjadi 65,28 persen pada 2025.

Baca Juga :  Viral Penumpang Naik di Bagasi Bus, Polda Banten Ancam Cabut Izin Trayek PO Nakal

Sementara itu, Angka Partisipasi Kasar (APK) meningkat dari 79,42 persen menjadi 82,97 persen pada periode yang sama.

Meski menunjukkan tren positif, Andra menegaskan masih terdapat anak-anak di Banten yang membutuhkan akses terhadap pendidikan menengah. Karena itu, Pemprov Banten akan terus melanjutkan pembangunan sekolah, ruang kelas baru, serta memperluas program sekolah gratis.

“Program sekolah gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta telah menjangkau sekitar 60 ribu peserta didik di 800 satuan pendidikan,” imbuhnya.

Andra juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemprov Banten dengan pemerintah kabupaten/kota, terutama dalam penyediaan lahan dan pembangunan sarana serta prasarana pendidikan.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah menjadi salah satu kunci agar pembangunan sektor pendidikan dapat dilakukan secara lebih cepat dan merata.

“Kalau ada kolaborasi seperti yang disampaikan Pak Bupati Tangerang, ini bisa kita kerjakan bersama. Kita akan terus dorong dan kuatkan kolaborasi bersama seperti apa yang telah dilakukan di Kabupaten Tangerang ini,” pungkasnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, Satu Tersangka Ditahan
Ada Pencabutan Laporan dan Petunjuk JPU, Perkara Cheongfuli-Citra Baru Steel Di-SP3
Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu
Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I
Jenazah Surakman Korban Arupadhatu 1 Dipulangkan ke Carita, Dimakamkan di TPU Ki Demang
DNA Ungkap Identitas Korban Arupadhatu 1, ABK Surakman Ditemukan di Pulau Enggano
Polda Banten Selidiki Dugaan Tambang Batubara Ilegal di Lebak, Lima Lubang Ditemukan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:17 WIB

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, Satu Tersangka Ditahan

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Ada Pencabutan Laporan dan Petunjuk JPU, Perkara Cheongfuli-Citra Baru Steel Di-SP3

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan

Kamis, 24 September 2026 - 22:17 WIB

Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I

Berita Terbaru