Tangerang | sorotbanten.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, berlangsung meriah dan penuh khidmat. Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh masyarakat serta dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H semakin semarak dengan hadirnya penceramah sekaligus komedian dan publik figur, Ustaz Akri Patrio, yang memberikan tausiah dan pencerahan keagamaan kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah Effendi, serta Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKB Hatur Ubadi.
Kehadiran para pejabat dan tokoh tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Cikuya yang memadati lokasi kegiatan.
Kepala Desa Cikuya, Ade Safe’i, yang akrab disapa Ade Black, mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat kebersamaan warga.
“Alhamdulillah, Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Cikuya dapat terlaksana dengan meriah dan penuh kebersamaan. Kami sangat bersyukur masyarakat begitu antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Ade Black.
Menurutnya, kehadiran Ustaz Akri Patrio menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pencerahan dan mengambil hikmah dari keteladanan Rasulullah SAW.
“Kami berharap tausiah yang disampaikan Ustaz Akri Patrio dapat menjadi bekal bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ade Black juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang, jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia, serta seluruh warga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Mudah-mudahan melalui momentum Maulid ini, Desa Cikuya semakin kompak, masyarakatnya semakin guyub, dan nilai-nilai keagamaan semakin kuat,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Masyarakat berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Penulis : Asep Munajat
Editor : Andi Saputra










