DPC KWRI Kabupaten Tangerang Guncang Era Hoaks, Wabup Intan Serukan Perang Melawan Post-Truth

Selasa, 19 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id – Gelombang hoaks dan derasnya arus informasi digital yang kian sulit dibendung menjadi perhatian serius Dewan Pimpinan Cabang Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPC KWRI) Kabupaten Tangerang. Melalui dialog interaktif bertema “Menghadapi Era Post-Truth Melalui Penguatan Literasi dan Publikasi Bahaya Hoaks”, KWRI mengajak generasi muda hingga masyarakat luas untuk bangkit melawan informasi menyesatkan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut dihadiri Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Direktur Visi Nusantara Subandi Musibah, akademisi Yasri Pratama, Yulitha Widha Pratama, Ketua BAZNAS Kabupaten Tangerang, hingga ratusan mahasiswa.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Aldiansyah menegaskan, era post-truth menjadi ancaman nyata yang tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, saat ini opini dan emosi lebih mudah dipercaya dibanding fakta sebenarnya.

“Hoaks hari ini bukan sekadar informasi palsu, tapi bisa memecah belah masyarakat dan merusak pola pikir generasi muda. Karena itu, penguatan literasi menjadi benteng utama,” tegasnya.

Ia mengatakan, KWRI Kabupaten Tangerang berkomitmen melahirkan gerakan edukasi berkelanjutan demi menciptakan masyarakat yang kritis dan cerdas dalam menerima informasi.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Serahkan Bantuan Usaha, Puluhan Pelaku UMKM Dilatih Produksi Keripik Baby Crab

“Program ini tidak berhenti di sini. Ke depan akan ada KWRI Goes to Campus dan KWRI Goes to School untuk membangun kesadaran literasi publik sejak dini,” ujarnya.

Menurut Aldiansyah, pelajar dan mahasiswa harus memahami pentingnya keterbukaan informasi publik sekaligus mampu memilah informasi yang benar di tengah banjir konten media sosial.

“Setiap sekolah dan kampus sebenarnya sudah memiliki insan persnya masing-masing. Mereka harus menjadi garda terdepan penyampai informasi yang sehat dan edukatif,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengapresiasi langkah KWRI yang dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Ia mengingatkan, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat. Informasi kini menyebar begitu cepat melalui media sosial, grup percakapan, hingga berbagai platform digital.

“Yang paling berbahaya adalah ketika masyarakat lebih percaya opini dibanding fakta. Inilah yang disebut era post-truth,” ungkap Intan.

Ia juga menyoroti maraknya video atau informasi yang dipotong-potong sehingga memicu asumsi liar dan menggiring opini publik ke arah tertentu.

Baca Juga :  Wabup Intan Apresiasi HUT ke-18 Sekarwangi Cake, Hadirkan Kue Nusantara Sepanjang 18 Meter

“Kadang masyarakat langsung percaya tanpa melihat konteks utuhnya. Ini yang harus dilawan dengan literasi digital,” katanya.

Dalam sambutannya, Intan menekankan bahwa Gen Z Kabupaten Tangerang memiliki potensi luar biasa karena kreatif, adaptif, dan cepat belajar. Namun, kemampuan itu harus dibarengi dengan karakter kuat dan kecerdasan literasi.

“Literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan gadget, tapi bagaimana berpikir kritis, memverifikasi fakta, dan bijak menggunakan media sosial,” jelasnya.

Ia mengajak generasi muda untuk tidak mudah terpancing isu provokatif dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.

“Gunakan media sosial untuk hal positif, berkarya, membangun jejaring, berinovasi, dan menyebarkan optimisme,” pesannya.

Lebih jauh, Intan menegaskan media dan organisasi wartawan memiliki peran strategis sebagai penjaga kualitas informasi publik. Menurutnya, perang melawan hoaks tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang siap bersinergi dengan media, sekolah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif,” tandasnya.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan
Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS
Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih
Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I
Jenazah Surakman Korban Arupadhatu 1 Dipulangkan ke Carita, Dimakamkan di TPU Ki Demang
Tiga Perwakilan Kabupaten Tangerang Borong Penghargaan Radar Banten Awards 2026
DNA Ungkap Identitas Korban Arupadhatu 1, ABK Surakman Ditemukan di Pulau Enggano

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan

Kamis, 24 September 2026 - 22:41 WIB

Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS

Kamis, 24 September 2026 - 22:34 WIB

Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih

Kamis, 24 September 2026 - 22:25 WIB

Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 22:17 WIB

Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I

Berita Terbaru