Pencarian Arupadatu 1: Polda Banten Ungkap Sinyal Ponsel Jurnalis Terdeteksi di Pulau Sebesi

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | sorotbanten.id Polda Banten mengungkap perkembangan terbaru pencarian delapan orang yang masih hilang kontak dalam insiden kapal speed boat Arupadatu 1 di perairan Selat Sunda.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan nomor telepon milik salah satu jurnalis di dalam kapal sempat terdeteksi jaringan pada hari pertama setelah kapal dinyatakan hilang kontak.

“Nomor tersebut milik Bang Daus, salah satu jurnalis yang berada di dalam kapal. Menggunakan kartu Telkomsel Kartu Halo dengan perangkat iPhone 14,” ujar Maruli, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, sinyal nomor tersebut terdeteksi oleh jaringan BTS di wilayah Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di sekitar Pulau Sebesi.

Baca Juga :  Aktivis 66 Soroti Sejumlah Perkara Besar, Desak Penegak Hukum Junjung Kepastian dan Keadilan

“Jangkauan BTS di Pulau Sebesi tersebut kurang lebih tiga kilometer. Setelah itu, perangkat tersebut dalam kondisi tidak aktif dan sampai saat ini tidak kembali terdeteksi menyala,” jelasnya.

Di sisi lain, Polda Banten juga berkoordinasi dengan Polda Bengkulu terkait penemuan jenazah di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu.

Maruli mengatakan, jenazah yang ditemukan diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 50 tahun dan tinggi badan sekitar 163 sentimeter. Saat ditemukan, jenazah mengenakan celana pendek jenis boxer.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi.

Polda Banten kemudian menyerahkan data antemortem yang diperoleh dari keluarga para korban, termasuk data DNA, kepada Polda Bengkulu untuk dicocokkan dengan data postmortem jenazah.

Baca Juga :  Polda Banten Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Berkedok Tuntutan CSR PT Gandasari Energi, Tiga Tersangka Ditangkap

“Data antemortem dari keluarga sudah kami serahkan kepada Polda Bengkulu. Saat ini proses identifikasi masih berlangsung dan dilakukan secara ilmiah oleh tim terkait,” ungkap Maruli.

Ia menjelaskan, proses identifikasi pada umumnya membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Namun, Polda Banten berharap proses tersebut dapat diselesaikan lebih cepat sehingga memberikan kepastian bagi keluarga.

Hingga kini, proses pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak dalam insiden Arupadatu 1 masih berlangsung. Identifikasi jenazah di Bengkulu juga masih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga
Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan
HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan
Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan
Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif
Normalisasi Kali Ledug Capai 50 Persen, Pemkot Tangerang Kejar Target Sebelum Musim Hujan
20 Tahun Mengabdi, Kader Posyandu Mauk Wakili Banten di Penilaian Nasional
Polda Banten Cek Empat Lokasi Dugaan Penyalahgunaan BBM di Kota Serang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:08 WIB

Operasi Nila Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 315 Butir Obat Keras di Teluknaga

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Bupati Maesyal Datangi Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa, Pemkab Tangerang Siapkan Bantuan Pengobatan

Selasa, 22 September 2026 - 21:44 WIB

HUT ke-15 RSUD Balaraja, Bupati Maesyal Tekankan Respons Cepat dan Mutu Pelayanan

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Banten Buka UKW PWI Angkatan ke-28, Tekankan Akurasi dan Integritas Wartawan

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Perselisihan Ibadah GKPI di Rajeg Berakhir Damai, Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Berita Terbaru