Bupati Maesyal dan Wabup Intan Konsolidasikan Program Kesehatan, Stunting hingga TBC Jadi Prioritas

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat konsolidasi program prioritas di bidang kesehatan. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin rapat evaluasi dan konsolidasi program kesehatan di Aula Dinas Kesehatan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (24/8/2026).

Rapat tersebut diikuti jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), para camat, kepala Puskesmas, direktur RSUD, hingga kader kesehatan. Sejumlah persoalan strategis menjadi pembahasan, mulai dari percepatan penurunan stunting, program Cek Kesehatan Gratis (CKG), penanganan Tuberkulosis (TBC), penurunan angka kematian ibu dan bayi, hingga penanggulangan HIV.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, Puskesmas, rumah sakit, hingga kader kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Alhamdulillah cek kesehatan gratis sudah mencapai 100 persen, tetapi ini terus kita tingkatkan, termasuk pemeriksaan TBC. Puskesmas juga harus jemput bola, tidak hanya menunggu di Puskesmas, tetapi bisa di balai warga maupun sekolah,” ujar Maesyal.

Baca Juga :  Wabup Intan Resmikan Ruang Kelas Baru SMP Riyadlul Jannah

Ia menekankan, penyesuaian anggaran akibat efisiensi tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kesehatan. Seluruh jajaran kesehatan diminta tetap bekerja optimal dan memperkuat koordinasi agar program prioritas pemerintah daerah dapat berjalan efektif.

“Insyaallah dengan semangat dan kerja bersama, derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang akan meningkat,” katanya.

Bupati berharap rapat evaluasi tersebut mampu memetakan berbagai kendala di lapangan secara lebih jelas. Hasil evaluasi selanjutnya diharapkan menjadi bahan penyusunan kebijakan yang lebih terukur, efisien, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memberikan perhatian khusus terhadap percepatan penanganan stunting. Salah satu langkah yang didorong adalah pemerataan layanan tumbuh kembang anak di lingkungan RSUD agar anak yang membutuhkan penanganan dapat memperoleh akses layanan lebih dekat.

Intan mengusulkan keberadaan Klinik Tumbuh Kembang di tiga rumah sakit daerah, yakni RSUD Pakuhaji, Balaraja, dan Tigaraksa.

“Yang pertama, ada Klinik Tumbuh Kembang. Di Kabupaten Tangerang paling tidak ada di Pakuhaji, Balaraja dan Tigaraksa, supaya anak yang terindikasi stunting tidak jauh untuk dirujuk ke rumah sakit,” kata Intan.

Baca Juga :  Wabup Intan Canangkan TERPA GANTUNG di Mekar Baru, Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Menurutnya, keberadaan layanan tersebut akan mempermudah proses pemeriksaan, pemantauan, serta intervensi terhadap anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang.

Selain penguatan layanan kesehatan, Intan juga mendorong optimalisasi program orang tua asuh dengan melibatkan OPD sebagai pendamping kecamatan yang memiliki anak terindikasi stunting.

Intervensi dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) maupun pendampingan keluarga. Pemerintah daerah juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat penanganan stunting.

“Yang ketiga, maksimalkan program CSR. Karena tidak mungkin pemerintah bekerja sendirian. Ini kita lakukan dengan pendekatan pentaheliks agar penanganan dan penanggulangan stunting lebih efisien dan tepat sasaran,” tandasnya.

Intan menjelaskan, program pola asuh maupun dukungan CSR sebenarnya sudah berjalan. Namun, pelaksanaannya masih perlu diperkuat dengan melibatkan seluruh lini dan pemangku kepentingan.

“Program yang ada sudah berjalan dengan baik, namun perlu terus diperkuat seluruh lini dan stakeholder-nya. Saya juga berharap Klinik Tumbuh Kembang di tiga rumah sakit dapat mulai direalisasikan pada tahun depan,” imbuhnya.

Editor : Asep

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan
Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS
Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih
Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I
Jenazah Surakman Korban Arupadhatu 1 Dipulangkan ke Carita, Dimakamkan di TPU Ki Demang
Tiga Perwakilan Kabupaten Tangerang Borong Penghargaan Radar Banten Awards 2026
DNA Ungkap Identitas Korban Arupadhatu 1, ABK Surakman Ditemukan di Pulau Enggano

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan

Kamis, 24 September 2026 - 22:41 WIB

Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS

Kamis, 24 September 2026 - 22:34 WIB

Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih

Kamis, 24 September 2026 - 22:25 WIB

Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 22:17 WIB

Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I

Berita Terbaru