Rebranding Jadi Sapphire Sky Hotel Karawaci, Bupati Maesyal Dorong UMKM dan Pekerja Lokal Diberdayakan

Kamis, 1 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendorong manajemen Sapphire Sky Hotel Karawaci untuk memperkuat keterlibatan pelaku UMKM dan tenaga kerja lokal dalam mendukung operasional hotel.

Hal tersebut disampaikan Maesyal saat menghadiri acara rebranding Yasmin Hotel Karawaci menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2026).

Dalam sambutannya, Maesyal meminta jajaran direksi dan manajemen hotel yang baru agar membuka lebih banyak ruang bagi pelaku UMKM Kabupaten Tangerang, khususnya masyarakat yang berada di sekitar hotel.

“Dinas-dinas sering ke sini. Makanya saya minta kepada Bu Ana dan Pak Indra nanti coba dirancang hotel ini terus maju. Artinya, kebutuhan-kebutuhan untuk mendukung operasional hotel ini bisa memanfaatkan, menggunakan dan memberikan kesempatan kepada UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Menurutnya, keberadaan hotel tersebut selama ini telah memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar. Karena itu, perubahan nama dan manajemen diharapkan tidak menghilangkan keterlibatan masyarakat lokal yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hotel.

Baca Juga :  Rayakan Kemerdekaan RI Ke-81, Bupati Tangerang Tekankan Semangat Pengabdian dan Pelayanan kepada Masyarakat

Maesyal juga meminta manajemen baru mempertimbangkan keberlanjutan tenaga kerja lama serta memberikan prioritas kepada masyarakat sekitar apabila terdapat kebutuhan tenaga kerja baru.

“Pegawainya yang ada jangan ke mana-mana supaya mereka bisa juga tetap bertugas di sini. Mereka sebagian besar adalah masyarakat kami. Karena mereka-merekalah yang merintis keberadaan hotel ini sebelumnya,” katanya.

Bupati Maesyal berharap perubahan nama dan manajemen membawa semangat baru bagi seluruh karyawan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan perkembangan Sapphire Sky Hotel Karawaci.

“Mudah-mudahan begitu dirubah namanya, semakin bertambah semangat dan bertambah rasa memilikinya. Bahkan sebisa mungkin mereka juga akan turut serta memajukan hotel di sini sesuai dengan tugas fungsinya,” imbuhnya.

Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi Sapphire Sky Hotel Karawaci karena tetap mempertahankan keberadaan hotel beserta utilitas, infrastruktur, dan sarana pendukungnya di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Indra, khususnya Pak Yudi yang sudah memberikan kesempatan bahwa hotel ini tetap berada di sini dan memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah,” ucapnya.

Baca Juga :  Polsek Tigaraksa Kawal Peresmian Pura Parahyangan Agung, Perkuat Semangat Toleransi dan Kerukunan di Kabupaten Tangerang

Sementara itu, Direktur Utama Sapphire Sky Hospitality, Indra Johari, mengatakan rebranding tersebut menjadi tonggak baru dalam perjalanan hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Yasmin Hotel Karawaci.

Ia menyebut, mulai 1 Oktober 2026, Yasmin Hotel Karawaci secara resmi menggunakan nama Sapphire Sky Hotel Karawaci dan berada di bawah pengelolaan Sapphire Sky Hospitality.

“Hari ini tanggal 1 Oktober 2026 menjadi sebuah tonggak baru dalam perjalanan hotel ini. Mulai hari ini Yasmin Hotel secara resmi berubah nama menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci dan akan berada di bawah Sapphire Sky Hospitality,” ungkap Indra.

Indra menjelaskan, rebranding tersebut bukan sekadar perubahan nama dan logo. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi untuk membawa hotel memasuki tahap pengembangan berikutnya.

“Rebranding ini merupakan bagian dari transformasi yang lebih besar. Kami ingin membawa hotel ini masuk ke tahap berikutnya dengan standar yang lebih baik, layanan yang lebih konsisten, pelayanan yang lebih lengkap dan arah bisnis yang lebih jelas,” ujarnya.

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

BKK Kabupaten Bogor Dorong Pembangunan Desa Cikutamahi, Infrastruktur Kampung Tonjong Kian Tertata
Sempat Ditutup Satpol PP, Galian C Diduga Ilegal di Tenjo Kembali Beroperasi, Wibawa Penegakan Aturan Dipertanyakan
PKB Kabupaten Tangerang Luncurkan Mobil Ambulans dan Gelar Jalan Sehat, Rano Alfath Dorong Layanan di Setiap Kecamatan
UNTARA Wisuda 737 Lulusan, Rektor Dorong Generasi Muda Jadi Sarjana Inovatif dan Berdampak
Lepas 448 Personel Kontingen FORPROV II Banten, Intan Nurul Hikmah Targetkan Prestasi Terbaik
Dua Personel PJR Jadi Korban Tabrak Lari di Tol Serang–Panimbang, Dua Orang Ditetapkan Tersangka
DPKP Kabupaten Tangerang Gandeng BRIN Kembangkan Teknologi Padi, Pendangkalan Irigasi Jadi Kendala
Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, AHY Targetkan PHO Februari 2027

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:37 WIB

BKK Kabupaten Bogor Dorong Pembangunan Desa Cikutamahi, Infrastruktur Kampung Tonjong Kian Tertata

Sabtu, 7 November 2026 - 16:33 WIB

Sempat Ditutup Satpol PP, Galian C Diduga Ilegal di Tenjo Kembali Beroperasi, Wibawa Penegakan Aturan Dipertanyakan

Sabtu, 7 November 2026 - 16:28 WIB

PKB Kabupaten Tangerang Luncurkan Mobil Ambulans dan Gelar Jalan Sehat, Rano Alfath Dorong Layanan di Setiap Kecamatan

Sabtu, 7 November 2026 - 15:50 WIB

UNTARA Wisuda 737 Lulusan, Rektor Dorong Generasi Muda Jadi Sarjana Inovatif dan Berdampak

Jumat, 6 November 2026 - 23:51 WIB

Lepas 448 Personel Kontingen FORPROV II Banten, Intan Nurul Hikmah Targetkan Prestasi Terbaik

Berita Terbaru