Ground Breaking Gedung 6 Lantai RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang Perkuat Layanan IGD Maternal dan Hemodialisa

Rabu, 17 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | sorotbanten.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dilakukannya Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 lantai di RSUD Balaraja, Rabu (17/6/2026).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas kesehatan tersebut bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan pembangunan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang sekaligus jawaban mengantisipasi atas meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat dan daerah penyangga lainnya.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja,” ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, RSUD Balaraja tidak hanya melayani warga Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. Karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

Baca Juga :  Diduga Cabuli Anak 10 Tahun di Solear, Pria 31 Tahun Diamankan Polresta Tangerang

“Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” ungkapnya.

Bupati juga mengapresiasi Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajarannya yang terus berinovasi dan responsif dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat mutu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Satpol PP Tangerang Bagikan 500 Bendera Merah Putih, Semangat Kemerdekaan Menggema di Puspemkab

Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.

Ia mengungkapkan, saat ini ruang IGD Maternal masih memanfaatkan ruangan yang terbatas, padahal kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa juga terus meningkat. Saat ini kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.

“Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah,” jelas dr. Chorah.

Penulis : Asep Munajat

Editor : Andi Saputra

Berita Terkait

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, Satu Tersangka Ditahan
Ada Pencabutan Laporan dan Petunjuk JPU, Perkara Cheongfuli-Citra Baru Steel Di-SP3
Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu
Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan
Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS
Prestasi Baru Kabupaten Tangerang, Championship TP2DD 2026 Berhasil Diraih
Desa Sodong Masuk 30 Besar Nasional Penurunan Stunting, Tim Kemendes PDT Turun Verifikasi
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tak Terkait KM Arupadatu I

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:17 WIB

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, Satu Tersangka Ditahan

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Ada Pencabutan Laporan dan Petunjuk JPU, Perkara Cheongfuli-Citra Baru Steel Di-SP3

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Gawat! Siswa Kelas VI Belum Bisa Membaca Lolos Naik Kelas, Pengawas Sekolah Mengaku Belum Tahu

Kamis, 24 September 2026 - 22:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Jayanti, 14,52 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan

Kamis, 24 September 2026 - 22:41 WIB

Disperindag Tangerang Perkuat IKM Padat Karya, 11 Kawasan Industri Disorot Soal Perizinan dan SIINAS

Berita Terbaru