Tangerang Selatan | sorotbanten.id — Sebanyak 8.132 anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Tangerang mengikuti kegiatan Tarbiyah Manasik Haji yang diinisiasi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kabupaten Tangerang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 6-8 Oktober 2026 tersebut dipusatkan di Almahmudah Manasik Training Center (AMTC) Lubana Sengkol, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, turut hadir sekaligus melepas peserta manasik haji anak TK pada Selasa (6/10/2026). Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar simulasi ibadah, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter dan penanaman nilai keagamaan sejak usia dini.
Menurut Wabup Intan, pengenalan tata cara ibadah haji kepada anak-anak melalui pengalaman langsung dapat menjadi pembelajaran yang lebih mudah dipahami sekaligus meninggalkan kesan mendalam.
“Saya sangat mengapresiasi IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang atas kegiatan ini yang tidak hanya mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter dan pembentukan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini,” ujar Intan.
Intan mengatakan, manasik haji memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal rukun Islam, belajar berdoa, bersabar, tertib, menaati aturan, serta menghormati dan menyayangi sesama.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti selama kegiatan berlangsung. Justru harus dibawa dan diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini membawa satu pesan bahwa menjadi anak yang baik juga merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Rajin berdoa, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, serta berkata dan berbuat baik harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tandasnya.
Ia menegaskan pendidikan anak usia dini bukan hanya mengenai pengembangan kecerdasan, tetapi juga membentuk akhlak, kemandirian, kedisiplinan dan karakter melalui proses pembelajaran serta keteladanan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang, menurut Intan, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Ia juga mengajak guru dan orang tua untuk melanjutkan nilai-nilai yang diperkenalkan dalam kegiatan manasik haji ke dalam pola pendidikan sehari-hari.
“Saya berpesan kepada para guru dan orang tua agar nilai-nilai yang diperkenalkan melalui kegiatan ini terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga apa yang dipelajari hari ini tertanam dalam hati dan menjadi bekal untuk mencintai ibadah serta mengenal makna menjadi tamu Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pengalaman mengikuti simulasi manasik haji diharapkan memberikan kesan positif dan mendalam bagi anak-anak.
Menurutnya, pengalaman langsung akan membantu anak lebih mudah memahami nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kesan mendalam bagi anak-anak melalui pengalaman langsung atau simulasi sehingga menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT,” ungkap Rismawati.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang, Lies Aan Rodiantini, menjelaskan kegiatan Tarbiyah Manasik Haji diikuti sekitar 8.132 anak TK yang pelaksanaannya dibagi menjadi tiga gelombang.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Oktober 2026, dengan peserta berasal dari 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 6-8 Oktober. Ada 16 kecamatan yang mengikuti kegiatan pada hari ini sampai hari Kamis,” jelas Lies.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bunda PAUD, Wakil Bupati Tangerang, jajaran IGTKI, para pengawas, guru, orang tua serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Terima kasih semuanya yang sudah hadir dalam rangka Tarbiyah Manasik Haji Anak TK se-Kabupaten Tangerang. Kami sangat berbahagia dengan hadirnya Ibu atas support dan dukungan dari Bunda PAUD, Ibu Wabup, Ibu Ketua IGTKI Provinsi, ibu pengawas semuanya,” ucapnya.
Editor : Andi Saputra




















